Angkasa Pura: Jika Penjagaan Serius, ISIS Tak Bisa Lewat

Ilustrasi (sumber: antaranews.com)

SLEMAN (kabarkota.com) – Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Budi Karya Sumadi mengatakan pihaknya telah melakukan pengamanan ketat bandarta. Hal tersebut menyusul kabar adanya warga negara Indonesia yang plesir keluar negeri dan kemudian bergabung dengan pasukan Islamic State of Iraq and Syiria (ISIS).

"Pengamanan dan penjagaan ketat menjadi dasar penting," kata Budi di Universitas Gadjah Mada, Sabtu (21/3). (Baca juga: Pemerintah Disaran Cabut Paspor Pendukung ISIS)

Baca Juga:  Ini Sosok yang Digeser Rio Haryanto di Manor

Belum lama ini memang beredar kabar ratusan WNI bergabung dengan ISIS. Tak hanya yang berusia dewasa, namun juga mahasiswa, pelajar, dan anak-anak juga direkrut menjadi anggota ISIS. (Baca juga: Ini Iming-Iming Gaji untuk WNI Pejuang ISIS)

Budi menjelaskan, jika pemerintah serius menjalankan prosedur keamanan, WNI yang hendak bergabung ISIS ataupun pasukan ISIS yang hendak masuk ke Indonesia tidak akan bisa lewat.

Baca Juga:  Masa Depan Singapura Pasca Kematian Lee Kuan Yew

"Tapi, kalau Angkasa Pura sesuai kompetensi kita. Kalau menyortir ideologi orang kita tidak bisa," ujar Budi.

AHMAD MUSTAQIM