Bencana Alam di Gunungkidul, 2 Warga Candirejo masih Tertimbun Longsor

Kondisi sekitar lokasi tanah longsor di Kalurahan Candirejo, Kapanewon Semin, Kabupaten Gunungkidul, DIY, pada Sabtu (19/11/2022). (dok. psc 119 DIY)

GUNUNGKIDUL (kabarkota.com) – Bencana banjir dan tanah longsor melanda sejumlah kapanewon dan Kalurahan di Kabupaten Gunungkidul, DIY, pada Sabtu (19/11/2022) dini hari.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Purwono menyebutkan, setidaknya ada tiga kapanewon dan tujuh kalurahan yang terdampak bencana alam tersebut.

Tiga kapanewon yang dimaksud, yakni Kapanewon Semin (3 kalurahan), Kapanewon Ngawen (1 kalurahan), dan Kapanewon Nglipar (3 kalurahan)

“Tingkat keparahan ada di Kapanewon Semin terutama longsor di Candirejo,” ungkap Purwono saat dihubungi kabarkota.com, Sabtu (19/11/2022).

Pihaknya juga mengatakan ada dua warga Candirejo yang tertimbun longsoran dan saat ini masih dalam proses evakuasi.

“Kami sedang menuju lokasi,” sambungnya.

kondisi pengungsi di Balai Desa Candirejo, pada Sabtu (19/11/2022). (dok. psc 119 DIY)

Sementara salah satu petugas PSC 119 DIY yang berada di Kalurahan Candirejo, Krisma Triyantoko menjelaskan, dua korban tersebut salah satunya lansia, dan satu lainnya anak muda.

“Berdasarkan informasi yang kami terima, kejadian tanah longsor sekitar jam 3 dini hari tadi,” ucapnya.

Krisma juga mengatakan bahwa saat ini ada sekitar 36 warga Kalurahan Candirejo, Kapanewon Semin yang mengungsi di balai desa setempat. Jumlah tersebut terdiri atas 20 orang dewasa, delapan lansia, enak anak, satu penyandang disabilitas, dan satu balita.

Menurutnya, untuk kebutuhan logistik para pengungsi relatif aman karena sudah dipenuhi oleh sejumlah pihak terkait, termasuk Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Gunungkidul. (Rep-01)

Pos terkait