Hindari Penyakit Jantung dan Diabetes Sejak Dini, Anak dan Remaja Haru sering Gerak

Ilustrasi. (Sumber: nuga.co)
YOGYAKARTA (kabarkota.com) – Dosen Bagian Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof. dr. Madarina Julia, M.P.H., Ph.D., Sp.AK mengatakan para generasi muda perlu menghindari menyerabarnya penyakit tidak menular sejak dini. Penyakit yang Madarina maksud yakni penyakit kardiovaskular (penyakit jantung dan pembuluh darah), diabetes melitus (kencing manis). 
Ia mengungkapkan, selain obesitas, pola hidup yang tidak sehat juga menjadi salah satu penyabab dari munculnya penyakit tersebut, seperti kurangnya akyivitas fisik, merokok, serta megonsumsi alkohol. "Sebisa mungkin melakukan aktivitas fisik 60 menit sehari," ujarnya belum lama ini. (Baca juga: Olahraga Ini Bisa Perpanjang Umur Anda)
Baca Juga:  Tips Merawat Sepatu di Musim Hujan
Laporan World Health Organisation (WHO) tahun 2012,  dari 58 juta kematian, sekitar 65 persen atau hampir 38 juta kematian itu terjadi akibat penyakit tidak menular terutama penyakit kardiovaskular, kanker, penyakit paru-paru kronis dan diabetes mellitus. Dari 38 juta kematian itu, hampir tiga perempatnya atau 28 juta terjadi di negara berkembang. Adapun di Indonesia, pada pria, dari sekitar 580 ribu kematian penyakit tidak menular pada tahun 2012, sekitar 54 % di antaranya terjadi pada usia sebelum 70 tahun. Sedangkan pada wanita dari kematian 530 ribu kematian pada tahun yang sama, 43% terjadi sebelum usia 70 tahun.
Baca Juga:  Jamur, Bahan Alternatif Pengganti MSG Minim Risiko
Mariana juga memaparkan, saat ini ada sekitar 80 persen remaja dalam usia 11-17 tahun di seluruh dunia mengalami kekurangan aktivitas fisik. Prevalensi data tersebut lebih mengarah para remaja yang bertempat tinggal di perkotaan. 
Pihaknya orang tua dan pihak sekolah mengimbau agar anak atau anak didiknya membiasakan melakukan aktivitas fisik. "Selain itu, makanlah hanya bila telah merasa lapar, dan berhentilah makan sebelum kenyang," ungkapnya. (ugm.ac.id)
Baca Juga:  Ingin Coba Taxi Alphard di Yogya? Ini Tarifnya