Jalan Gambiran Yogya akan Dibuat Satu Arah

Kondisi lalu-lintas di Jalan Gambiran Yogyakarta, pada Rabu (24/8/2022). (dok. kabarkota.com)

YOGYAKARTA (kabarkota.com) – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) akan memberlakukan sistem satu arah di Jalan Gambiran, mulai 30 Agustus 2022 mendatang.

Sekretaris Dishub Kota Yogya G.M. Yulianto menjelaskan kebijakan tersebut akan diterapkan karena seiring dengan tingginya volume lalu-lintas yang tidak sebanding dengan kapasitas jalan, maka menjadikan Jalan Gambiran rawan kemacetan. Padahal, Jalan Gambiran termasuk salah satu jalur pintu masuk menuju Kota Yogyakarta dari arah selatan.

“Saat ini, volume kendaraan mencapai 1.217/jam, dengan kinerja jalan 0.97,” ungkap Yuli kepada wartawan di kompleks Balaikota Yogyakarta, Rabu (24/8/2022).

Kepala Bidang Lalu-lintas Dishub Kota Yogyakarta, Windarto (kiri) dan Sekretaris Dishub Kota Yogya G.M. Yulianto  (kanan) saat memberikan keterangan kepada pers di Kompleks Balaikota Yogyakarta, Rabu (24/8/2022). (dok. kabarkota.com)

Dengan pemberlakukan sistem satu arah itu nantinya, sambung Yuli, maka volume kendaraan diperkirakan turun menjadi 692 per jam, dengan kinerja menjadi 0.44. Perkiraan tersebut didasarkan para hasil survei yang dilakukan Dishub pada jam sibuk, baik pagi maupun sore hari.

Selain itu, Kepala Bidang Lalu-lintas Dishub Kota Yogyakarta, Windarto menambahkan, lalu-lintas di simpang tiga Jalan Pramuka – Jalan Gambiran juga tergolong rawan kecelakaan.

“Rawan kecelakaan itu bukan hanya terjadi saat kecelakaan tapi juga termasuk nyaris kejadian kecelakaan, dengan intensitas sering,” papar Windarto.

Rencananya, Dishub akan melakukan ujicoba sistem tersebut selama satu bulan. Jika terjadi pelanggaran, seperti parkir di Tepi Jalan Umum (TJU), maka Pemkot akan melakukan penindakan secara persuasif. Namun setelah lebih dari satu bulan, dan masih terjadi pelanggaran, menurut Windarta, Kepolisian bisa mengenakan tilang kepada pengendara yang bersangkutan. (Rep-01)

Pos terkait