Kasus Agni, ORI DIY Temukan Dugaan Penyimpangan Prosedur dalam Kelulusan HS

Kepala ORI DIY, Budhi Masthuri (dok. kabarkota.com)

YOGYAKARTA (kabarkota.com) – Ombudsman Republik Indonesia (ORI) DIY, Jumat (23/11/2018), meminta keterangan Tim Investigasi Lintas Fakultas UGM, Tri Hayuningtyas, terkait kasus dugaan pelecehan seksual yang menimpa salah satu mahasiswi Fisipol, Agni (bukan nama sebenarnya).

Kepala ORI DIY, Budhi Masthuri mengungkapkan, pihaknya menemukan dugaan penyimpangan prosedur sehingga memunculkan nama pelaku inisial HS dalam daftar wisudawan UGM.

Baca Juga:  Ini 5 Alasan Aliansi Jurnalis Independen Tolak Revisi UU KPK

“Dia lulus dan bisa yudisium sehingga menjadi calon wisudawan,” kata Budhi kepada wartawan, di kantor ORI DIY, Jumat (23/11/2018).

Meskipun, menurutnya, sudah ada konfirmasi dari Dekan Fakultas Teknik pada 22 Desember 2018 bahwa HS tak masuk dalam daftar wisudawan, karena berkasnya telah ditarik.

Budhi menambahkan, selain meminta keterangan dari tim investigasi, ORI DIY juga akan mendengarkan penjelasan dari Dosen Pembimbing Lapangan, pada hari ini. Nantinya, tak menutup kemungkinan, rektor juga akan dipanggil untuk konfirmasi beberapa hal.

Baca Juga:  PHRI DIY Dukung Omnibus Law, Ini Alasannya

Sementara Tim Investigasi Lintas Fakultas UGM, Tri Hayuningtyas, saat ditemui usai pertemuan dengan ORI DIY, enggan memberikan penjelasan kepada wartawan.

“Semua sudah saya laporkan ke Ombudsman… tanya ke Ombudsman saja ya,” ucapnya singkat. (Rep-01)