Layanan Vaksinasi Booster di sejumlah RS dan Puskesmas DIY Tutup Sementara

Ilustrasi (dok. pexels)

YOGYAKARTA – (kabarkota.com) – Layanan vaksinasi booster Covid-19 sejumlah Rumah Sakit (RS) dan Puskesmas di DIY tutup sementara.

Berdasarkan penelusuran kabarkota.com di beberapa rumah sakit, seperti RSUP Dr. Sardjito, RSA UGM, RSU PKU Muhammadiyah Gamping, RSU PKU Muhammadiyah Bantul, serta sejumlah Puskesmas di Kota Yogyakarta pada Rabu (12/10/2022), layanan vaksinasi Covid-19 termasuk untuk booster tutup karena ketiadaan stok vaksin saat ini.
Mereka masih menunggu kedatangan vaksin dari pemerintah pusat.

Insya Allah sabtu awal bulan depan (November),” kata Manajer Humas RSU PKU Muhammadiyah Bantul Wahyu Priyono saat dihubungi kabarkota.com, pada Rabu (12/10/2022).

Hal senada juga disampaikan oleh salah satu dokter di RSA UGM, Ratna Dewi Puspita yang mengatakan bahwa layanan vaksinasi Covid-19 di RS tersebut juga tutup sementara.

“Untuk saat ini, vaksin Covid-19 dosis 1, 2, dan 3 (booster) belum tersedia kembali di RSA UGM. Jika sudah ada jadwal terbaru, maka akan kami informasikan kembali,” jelas Ratna.

Sama halnya dengan Kepala Puskesmas Gedongtengen Kota Yogyakarta, Tri Kusumo Bawono yang sejak seminggu lalu, stok vaksin sudah habis.

“Vaksin minggu ini masih kosong karena stok dari Dinkes sedang tidak ada,” kata Tri.

Dinkes: Stok Vaksin Menipis

Penutupan sementara layanan vaksinassi booster untuk masyarakat umum ini dibenarkan oleh pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Yogyakarta dan Sleman.

Kepala Dinkes Kota Yogyakarta, Emma Rahmi Aryani menyampaikan bahwa sejak bulan September lalu, stok vaksin di Dinkes DIY sudah kosong.

“Kami masih menunggu sampai ada distribusi vaksin ke kota,” tegasnya.

Di lain pihak, Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Sleman, Khamidah Yuliati menjelaskan, saat ini stok vaksin di Kabupaten Sleman menipis hanya tersisa cadangan sekitar 70 dosis.

Itu pun, lanjut Yuli, sudah teralokasikan untuk karyawan salah satu Hotel yang telah mengajukan permohonan sebelumnya, namun baru terfasilitasi sekitar 50 persen.

“Sehingga (cadangan) ini untuk mereka,” sebutnya.

Terkait dengan capaian vaksinasi booster di Kabupaten Sleman, Yuli menambahkan, dari target 50 persen, saat ini sudah tercapai 46,95 persen.

Satgas Penanganan Covid-19: Status Endemi masih menunggu Pemerintah Pusat

Sebelumnya, Kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD DIY) yang juga anggota Tim Satgas Penanganan Covid-19 DIY, Biwara Yuswantana mengatakan, kasus Covid-19 saat ini sudah cenderung melandai, dengan jumlah 20 – 30 kasus.

Namun untuk penetapan status pandemi menjadi endemi, Biwara mengaku masih menunggu pernyataan resmi dari pemerintah pusat. Terlebih, saat ini semua provinsi di Indonesia masih ada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1. (Rep-01)

Pos terkait