LBH Yogya tegaskan soal pra peradilan Obby Kogoya

Ilustrasi (fb LBH Yogyakarta)

YOGYAKARTA (kabarkota.com) – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Yogyakarta membantah adanya upaya permohonan damai terkait pra peradilan mahasiswa Papua, Obby Kogoya, yang masih dalam proses hukm di Pengadilan Negeri (PN) Sleman.

Bacaan Lainnya

Bantahan tersebut disampaikan kuasa hukum Obby Kogoya dari LBH Yogyakarta, Emanuel Gobay menyikapi sejumlah pemberitaan yang ia anggap tak sesuai dengan fakta tersebut.

Pihaknya menegaskan, tak pernah menyampaikan hal tersebut kepada media manapun. Menurutnya, sikap tak mau damai itu bukan bentuk arogansi atas persoalan yang dialami.

“Sebagai pihak yang sejatinya korban atas represi yang terjadi pada tanggal 15 Juli 2016 di belakang Asrama Mahasiswa Papua, Obby diperlakukan tidak manusiawi oleh Aparat dengan sewenang-wenang,” ungkapnya melalui siaran pers yang diterima kabarkota.com, Kamis (25/8/2016).

Perlakuan itu, lanjut Emanuel, sebagai bentuk pelanggaran atas putusan Mahkamah Kontitusi Nomor : 21/PUU-XII/2014, serta bertentangan dengan prinsip due prosses of law, serta melanggar Hak Asasi Manusia.

“Obby yang hari ini sedang menempuh Pra Peradilan, Justru ingin membuka terang kebenaran seluas-luasnya. Kabar “Keinginan Damai” membuat bias seolah-olah mengakui kesalahan yang dilakukan,” sesalnya.

Untuk itu, pihaknya jga berharap, agar media lebih profesional dalam menyampaikan fakta. (Rep-03/Ed-03)

Pos terkait