Musim Pancaroba Tiba, BMKG DIY Ingatkan Potensi Angin Puting Beliung

Ilustrasi (dok. kabarkota.com)

SLEMAN (kabarkota.com) – Setelah cuaca panas yang suhunya sempat mencapai lebih dari 33 derajat celcius karena matahari berada di jarak terdekat (kulminasi), kini DIY mulai memasuki musim pancaroba.

Kepala Stasiun Klimatologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) DIY, Agus Sudaryatno menjelaskan, di musim pancaroba ini, sudah mulai ada hujan yang bersifat lokal, dengan intensitas ringan.

“Tetapi menuju ke bulan November akan makin meningkat intensitas hujannya,” jelas Agus kepada kabarkota.com, Sabtu (20/10/2018) malam.

Baca Juga:  Ini Prediksi Musim Penghujan di DIY

Oleh karenanya, Agus mengingatkan, agar masyarakat tak berteduh di bawah pohon saat berteduh, karena hujan di musim pancaroba berpotensi disertai angin kencang dan petir.

“Jika terlihat adanya awan cumulunimbus yang berwarna hitam dan menjulang tinggi, maka itu berpotensi terjadi hujan lebat dengan durasi singkat, dan disertai angin kencang atau petir. Biasanya terjadi pada siang hingga sore hari,” imbuhnya

Selain itu, pihaknya juga mengimbau agar warga yang berada di daerah lereng bukit, waspada terhadap bahaya longsor.

Baca Juga:  21 Penyandang Disabilitas di DIY Terinfeksi HIV

BMKG DIY memperkirakan, untuk wilayah Sleman barat dan Kulonprogo awal musim hujan, akan terjadi pada dasarian I, yakni sekitar tanggal 1 s/d 10 November 2018.

Sedangkan Sleman bagian timur, Bantul dan kota Yogyakarta, awal musim hujan jatuh pada dasarian II atau tanggal 11 s/d 20 November 2018. Sementara wilayah Gunung kidul, awal musi hujan pada dasarian III, yakni antara tanggal 21 s/d akhir bulan November 2018. (Rep-01)