UNRWA Butuh 100 Juta Dollar Amerika untuk Perbaikan Rumah di Gaza

Ilustrasi: Seorang jurnalis mendokumentasikan kerusakan bangunan di Jalur Gaza, Palestina (dok. Ajb Abdullah)

JALUR GAZA (kabarkota.com) – Badan PBB urusan Pengungsi Palestina, UNRWA pada kuartal pertama tahun 2015 ini membutuhkan dana sekitar 100 juta dolar Amerika Serikat untuk perbaikan rumah dan pemberian subsidi sewa berkelanjutan di Jalur Gaza, Palestina.

Dalam laporan mingguan tentang situasi di Jalur Gaza yang diterima kabarkota.com melalui surat elektronik, Jumat (6/2), UNRWA mengaku prihatin jika kebutuhan dana tersebut tidak tercukupi, maka pemberian subsidi dan pendanaan untuk renovasi tersebut akan terhenti.

Baca Juga:  Lurah Susan Antarkan Jokowi jadi Orang Paling Berpengaruh di Dunia?

Laporan Mingguan ini juga menyebutkan, Pada 3 Februari 2015, sekitar 8 ribu keluarga yang menunggu perbaikan pertama membutuhkan sekitar 18,0 juta Dollar Amerika,   dan 3,5 juta Dollah Amerika untuk subsidi sewa bagi sekitar 3.100 keluarga selama empat bulan.

Menurutnya, akibat kekurangan dana sebagaimana diperingatkan sejak Kuarta 4 Tahun 2014 lalu, UNRWA juga terpaksa menunda program bantuan tunai pendukung perbaikan dan pemberian subsidi sewa untuk pengungsi di Gaza. (Baca juga: Pulihkan Gaza, UNRWA Gandeng Muslim Charity)

Baca Juga:  Warga Buddha Prihatin Kerusakan di Candi Borobudur

Namun, Kerajaan Arab Saudi menjanjikan kucuran dana sekitar 13,5 juta Dollar Amerika untuk rekonstruksi penampungan darurat di Gaza. Dengan bantuan tersebut, memungkinkan UNRWA memberikan bantuan perbaikan rumah bagi 10 ribuan keluarga pada minggu ini.

SUTRIYATI