Dalam podcast ini, kami mewawancarai Arif Wibowo, S.P., Ketua Biro Dakwah Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Surakarta. Kami membahas isu sensitif terkait perusakan gereja yang dilakukan oleh sebagian umat Islam di berbagai daerah.
Menurut Arif, akar masalahnya bukan konflik antaragama, melainkan ketidakpahaman aparat pemerintah dalam mengelola dan menyikapi persoalan keagamaan secara adil dan bijak. Ia menilai, gereja-gereja lokal umumnya tidak menimbulkan persoalan. Bahkan Gereja Katolik pun berjalan baik dan tidak mengalami gangguan berarti.
Yang kerap menimbulkan reaksi adalah gereja-gereja Evangelis asal Amerika yang jumlah cabangnya mencapai sekitar 400 di Indonesia. Jumlah besar ini memunculkan kesan seolah umat Islam “dikepung” oleh gereja, padahal sesungguhnya, mereka hanya membutuhkan tempat ibadah.
Sebagai solusi, Arif Wibowo menyarankan agar pemerintah menyediakan satu kawasan atau kompleks khusus di mana gereja-gereja tersebut dapat membangun rumah ibadah masing-masing. Pendekatan ini, menurutnya, lebih solutif dan menghindarkan masyarakat dari konflik sosial yang tidak perlu.






