110 Kata Bijak Islami Yang Penuh Makna dan Motivasi

  • Whatsapp

Setiap manusia tentu saja tidak hanya merasakan bahagia, tetapi juga kecewa, sedih, gelisah, dan gundah gulana. Nah kalau kamu seorang muslim yang sedang galau diterpa permasalahan hidup, mungkin kata bijak islami ini bisa memberikan dorongan semangat dan menenangkan hati kamu.

Pastinya tidak ada orang yang ingin merasa sedih hingga berlarut-larut. Namun terkadang masalah memang datang secara tiba-tiba dan membuat hari-hari menjadi sepi dan terasa suram.

Bacaan Lainnya

Risalah Tuhan atau perkataan orang saleh dengan kebijaksanaan yang luar biasa, bisa menghadirkan kekuatan tersendiri bagi yang memercayainya. Masalah apa pun yang dihadapi jadi terasa kecil dan tak ada artinya.

Orang beriman yakin jika masalah yang datang merupakan bentuk ujian dari Tuhan. Barang siapa bersabar dengan ujian yang dialami, maka akan mendapatkan kedudukan yang tinggi di sisi Allah.

Namun sebagi manusia wajar saja jika perasaan bersedih sering berlarut-larut ada dalam hati ketika cobaan itu dianggap berat.

Kata bijak Islami yang penuh makna dan motivasi.

Kebanyakan kata-kata bijak dari agama akan memberikan ketenangan batin bagi perenungnya. Kata-kata bijak islami memotivasi diri untuk selalu berpikir positif, menjadikan hari-hari kamu lebih bermakna dan selalu ingat Sang Pencipta.

1. “Maka sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan.” (QS Al Insyirah 5)

2. “Berpikirlah positif, tidak peduli seberapa keras kehidupanmu.” (Ali bin Abi Thalib)

3. “Kita adalah makhluk yang suka menyalahkan dari luar, tidak menyadari bahwa masalah biasanya dari dalam.” (Abu Hamid Al Ghazali)

5. “Dunia ini ibarat bayangan. Kalau kau berusaha menangkapnya, ia akan lari. Tapi kalau kau membelakanginya, ia tak punya pilihan selain mengikutimu.” (Ibnu Qayyim Al Jauziyyah)

6. “Balas dendam terbaik adalah menjadikan dirimu lebih baik.” (Ali bin Abi Thalib)

7. “Jangan berduka, apa pun yang hilang darimu akan kembali lagi dalam wujud lain.” (Jalaludin Rumi)

8. “Janganlah kamu berduka cita, sesungguhnya Allah selalu bersama kita.” (QS At Taubah 40)

9. “Orang yang terkaya adalah orang yang menerima pembagian (taqdir) dari Allah dengan senang hati.”(Ali bin Husein)

10. “Jangan menjelaskan tentang dirimu kepada siapa pun, karena yang menyukaimu tidak butuh itu. Dan yang membencimu tidak percaya itu.” (Ali bin Abi Thalib)

11. “Agar kamu tidak bersedih hati terhadap apa yang luput dari kamu, dan tidak pula terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai terhadap orang yang sombong dan membanggakan diri.” (QS. Al Hadid (57): 23)

12. “Perbanyaklah istighfar di mana pun kita berada karena sesungguhnya kita tidak mengetahui kapan turunnya ampunan Allah.”

13. “Apakah kamu mengira akan masuk surga padahal belum datang kepadamu cobaan seperti yang dialami oleh orang-orang sebelummu? Mereka ditimpa kemelaratan, penderitaan, dan diguncang dengan berbagai cobaan.

Sehingga Rasulullah bersama orang beriman berkata. “Kapan pertolongan Allah datang?” Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu dekat.” (QS. Al Baqarah (2): 214)

14. “(Yaitu) orang-orang yang apabila disebut nama Allah hati mereka bergetar, orang yang sabar atas apa yang menimpa mereka, dan orang yang melaksanakan salat, dan orang yang menginfakkan sebagian rezeki mereka yang Kami turunkan kepada mereka.” (QS. Al-Hajj (22): 35)

15. “Orang yang hebat adalah orang yang memiliki kemampuan menyembunyikan kemelaratannya, sehingga orang lain menyangka bahwa dia berkecukupan karena tidak pernah meminta.” (Imam Syafi’i)

16. “Barangsiapa mengadu domba untuk kepentinganmu, maka dia akan mengadu domba dirimu, barangsiapa menyampaikan fitnah kepadamu, maka ia akan memfitnahmu.” (Imam Syafi’i)

17. “Dan kami jadikan sebagian kamu sebagai cobaan bagi sebagian yang lain. Maukah kamu bersabar?” (QS Al-Furqan)

18. “Jangan terlalu keras pada dirimu sendiri karena hasil akhir dari semua urusan di dunia ini sudah ditetapkan oleh Allah. Jika sesuatu ditakdirkan untuk menjauh darimu, maka ia tak akan pernah mendatangimu. Namun jika ia ditakdirkan bersamamu, maka kau tak akan bisa lari darinya.” (Umar bin Khattab)

19. “Kekayaan yang hakiki bukanlah dari banyaknya harta. Namun kekayaan yang hakiki adalah hati yang selalu merasa cukup.” (HR. Bukhari & Muslim)

20. “Barangsiapa yang tidak mensyukuri yang sedikit, maka ia tidak akan mampu mensyukuri sesuatu yang banyak.” (HR. Ahmad)

21. “Barangsiapa diharamkan atasnya kasih sayang, maka segala bentuk kebaikan akan dihilangkan darinya.” (HR Muslim & Ahmad)

22. “Kebaikan tidak akan usang, dosa tidak akan dilupakan. Sementara Allah tidak pernah tidur, maka berbuatlah sesukamu tapi ketahuilah bahwa kelak kau akan dibalas.”

23. “Kita tahu ini haram, tapi kenapa kita terkadang masih melakukannya. Itu tandanya ilmu kita baru sampai di kepala, belum masuk sampai dalam hati.” (Ust. Muhammad Nuzul)

24. “Tiap wadah itu memercikkan isinya. Jika yang keluar dari lisanmu busuk, maka berarti apa yang ada di dalam hatimu pun busuk.” (Habib Jindan bin Bovel bin Jindan)

25. “Jangan ucapkan segala yang kamu pikirkan. Tapi pikirkanlah segala yang kamu ucapkan.” (Habib Ali Zainal Abidin bin Segaf Assegaf)

26. “Datangnya kematian tidak menunggu hingga kamu akan menjadi lebih baik. Jadilah orang baik dan tunggulah kematian.” (Habib Ali Zainal Abidin)

27. “Sayangilah mereka yang ada di bumi, niscaya mereka yang ada di langit akan menyayangimu.” (HR. Tirmidzi)

28. “Perbanyaklah mengingat Allah, karena itu adalah obat, jangan buat dirimu terlalu banyak mengingat manusia, karena itu adalah penyakit.” (Umar bin Khattab)

29. “Untuk mendapatkan apa yang kamu suka, pertama-tama kamu harus bisa bersabar dengan apa yang kamu benci.” (Imam Ghazali)

30. “Saya menjadi lebih tenang ketika saya tidak mengurusi yang bukan menjadi urusan saya.” (Ali bin Abi Thalib)

31. “Terkadang, orang dengan masa lalu paling kelam akan menciptakan masa depan paling cerah.” (Umar bin Khattab)

32. “Barangsiapa yang tidak menyayangi, maka ia tidak akan disayangi.” (HR Bukhari)

33. “Apabila kawan muslim seorang digunjing dan dia tidak menyanggah padahal sebenarnya ia mampu membelanya, maka Allah akan merendahkannya di dunia dan di akhirat.” (HR. Al Baghowi dan Ibu Babawih)

34. “Janganlah menduga hal yang jelek dari sepatah kata yang keluar dari mulut saudaramu yang muslim, sementara kamu bisa menemukan sisi kebaikan dari perkataannya.” (Umar bin Khattab)

35. “Dunia itu hanyalah cita-cita yang sirna, ajal yang berkurang, dan jalan menuju akhirat, serta perjalanan menuju kematian.” (Umar bin Khattab)

36. “Waktu malam itu panjang, maka janganlah engkau memendekkan dengan tidurmu! Waktu siang itu bersih, maka janganlah engkau menodainya dengan dosa-dosamu.” (Yahya bin Muadz Ar-Razi)

37. “Selalu ada pahala bagi setiap pelaku kebaikan kepada seluruh makhluk hidup.” (Al Hadits)

38. “Apa yang aku larang untuk kalian, maka tinggalkanlah. Dan apa yang aku perintahkan, maka lakukanlah semampu kalian.” (HR. Ahmad)

39. “Hukuman paling besar yang Allah timpakan pada seorang pendosa adalah ketika ia tidak lagi merasakan berbuat dosa.”

40. “Kepada siapa api nerakan diharamkan? Kepada orang yang senantiasa lemah lembut yang selalu memudahkan dan akrab dengan orang lain.”

41. “Kebaikan dibalas kebaikan, tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula).” (QS. Ar Rahman: 60)

42. “Tidak ada sesuatu yang lebih berat dalam al-mizan (timbangan) daripada akhlak yang baik.” (HR. Abu Dawud)

43. “Agar pedihnya ujian terasa ringan, hendaklah engkau tahu bahwa Allah-lah yang mengujimu.” (Ibnu Athaillah)

44. “Amal (ibadah) yang dicintai Allah adalah amal (ibadah) yang dilakukan secara tetap (istiqamah) meskipun sedikit.” (HR. Muslim)

45. “Aku tak pernah sekalipun menyesali diamku. Tapi berkali-kali menyesali bicaraku.” (Umar bin Khattab)

46. “Jadilah seperti pohon yang tumbuh dan berbuah lebat. Dilempar dengan batu, tetapi membalasnya dengan buah.” (Abu Bakar As Shidiq)

47. “Janganlah engkau mengucapkan perkataan yang engkau sendiri tak suka mendengarnya jika orang lain mengucapkannya kepadamu.” (Ali bin Abi Thalib)

48. “Banyak persahabatan yang rusak, terjadi karena sebagian dari kita memilih untuk berbicara sambil menebar racun. Ketimbang berbagi tutur kata yang baik dan menyejukkan.”

49. “Ilmu itu bukan yang dihafal, tetapi yang memberi manfaat.” (Imam Syafi’i)

50. “Diam sampai kau diminta untuk berbicara itu jauh lebih baik daripada kau terus berbicara sampai diminta untuk diam.” (Ali bin Abi Thalib)

51. “Allah menghitung semua amal perbuatan itu meskipun mereka telah melupakannya. Dan Allah Maha menyaksikan segala sesuatu.” (QS Al-Mujadillah (58): 6))

52. “Abu Hurairah ra berkata bahwa Rasulullah pernah bersabda, ‘kaya itu bukan lantaran banyak harta. Tetapi kaya itu adalah kaya hati’.” (HR Muslim)

53. “Kemuliaan orang adalah agamanya, harga dirinya (kehormatannya) adalah akalnya, sedangkan ketinggian kedudukannya adalah akhlaknya.” (HR Ahmad dan Al Hakim)

54. “Setiap manusia memiliki kesalahan dan sebaik-baiknya yang bersalah adalah mereka yang bertobat.” (HR. Ahmad)

55. “Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.” (QS Al-Baqarah (2): 286)

56. “Barangsiapa yang mencari kemuliaan dengan cara yang tidak mulia, maka dia akan memperoleh kehinaan.” (Luqman al-Hakim)

57. “Nasihat itu mudah, yang sulit adalah menerimanya karena terasa pahit oleh hawa nafsu yang menyukai segala yang terlarang.” (Imam Al Ghazali)

58. “Waktu adalah pedang lawanmu. Jika kamu tidak mematahkannya, maka kamu yang akan terbunuh. Jika jiwamu tidak sibuk dengan kebenaran, maka dia akan sibuk dengan kebatilan.” (Imam Syaf’i)

59. “Sesungguhnya yang paling aku takutkan atas kalian adalah dua perkara, yaitu panjang angan-angan dan mengikuti hawa nafsu.” (Ali bin Abi Thalib)

60. “Ketahuilah bahwa kemenangan bersama kesabaran, kelapangan bersama kesempitan, dan kesulitan bersama kemudahan.” (HR Tirmidzi)

61. “Jika kau tidak tahan dengan lelahnya belajar, maka kau akan merasakan perihnya kebodohan.” (Imam Syafi’i)

62. “Hijrah adalah meninggalkan hal yang buruk.” (HR Ahmad)

63. “Bersemangatlah atas hal-hal yang bermanfaat bagimu. Minta tolonglah pada Allah, jangan engkau lemah.” (HR Muslim)

64. “Allah akan menolong seorang hambanya, selama hamba itu senantiasa menolong saudaranya.” (HR Muslim)

65. “Kalau hidup sekadar hidup, babi di hutan juga hidup. Kalau bekerja sekadar bekerja, kera juga bekerja.” (Buya Hamka)

66. “Allah merahasiakan masa depan untuk menguji kita agar berprasangka baik, berusaha yang terbaik, bersyukur, dan bersabar.”

67. “Ketika kamu tidak memiliki pengetahuan, seseorang bisa saja membawakan kotoran kepadamu dan kamu akan mempercayai itu bisa menjadi emas.” (Ibnu Qayyim)

68. “Orang tulus rezekinya tak putus-putus, orang ikhlas rezekinya mengalir deras.”

69. “Dan ketahuilah, sesungguhnya kemenangan itu beriringan dengan kesabaran. Jalan keluar beriringan dengan kesukaran. Dan sesudah kesulitan, pasti akan datang kemudahan.”

70. “Jangan hanya meminta untuk dimudahkan, namun mintalah untuk dikuatkan. Karena Allah menguji setiap hamba-Nya yang bersabar, agar bisa menjadi hamba yang bertawakal kepada-Nya.”

Jilbab, cinta, ujian hidup, dan ibadah adalah beberapa persoalan yang lekat dengan kehidupan wanita muslimah. Begitu pun dengan posisi wanita dalam Islam sendiri. Kalau kamu wanita muslimah sedang menghadapi beberapa masalah di atas kata-kata bijak islami berikut mungkin bisa menyelesaikan masalahmu

71. “Orang yang kuat bukanlah dia yang tidak pernah menangis, tetapi orang yang terus istiqomah di tengah godaan.”

72. “Untuk semua kepedihan yang kau alami, bersabar dan bertahanlah, karena Allah tahu di mana batas kemampuanmu.”

73. “Allah menjadikanmu seorang muslimah karena Ia ingin melihatmu di surga, yang perlu kamu lakukan adalah kamu pantas untuk itu.”

74. “Islam memperlakukan wanita dengan hormat dan bermartabat. Maka jangan mau menerima apa pun yang lebih rendah dari itu.”

75. “Bukanlah kesabaran jika masih mempunyai batas, dan bukanlah keikhlasan jika masih merasakan sakit.”

76. “Jangan sekali-kali menyebabkan keluargamu paling menderita karenamu.” (Ali bin Abi Thalib)

77. “Jangan berhenti berdoa untuk yang terbaik bagi orang yang kau cintai.” (Ali bin Abi Thalib)

78. “Perempuan itu sama seperti bunga. Mereka harus diperlakukan dengan lembut, baik, dan penuh kasih sayang.” (Ali bin Abi Thalib)

79. “Wanita muslimah menggunakan mulutnya untuk mengatakan kebenaran, suaranya untuk kebaikan, telinganya untuk welas asih, dan hatinya untuk mencintai mereka yang tidak menyukainya.”

80. “Janji Allah tak pernah mengecewakan, dan bila kamu masih merasa kecewa mungkin ada yang salah dengan imanmu.”

81. “Wanita itu punya tabiat pencemburu, maka ada baiknya jangan menceritakan kelebihan perempuan lain di hadapannya meski hanya sekadar gurauan.” (Ali bin Abi Thalib)

82. “Wanita hebat, dia tidak akan menceritakan masalahnya kepada dunia. Ia menghadapinya dengan senyuman dan berbagai hanya dengan mereka yang peduli.”

Nggak ada manusia yang bisa menghindar dari perasaan cinta, termasuk kamu yang muslim sekalipun. Agama Islam sendiri memiliki pandangan tersendiri tentang hal ini.

83. “Wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik pula.” (QS An Nuur 26)

84. “Cinta tak pernah meminta untuk menanti. Ia mengambil kesempatan, atau mempersilakan. Yang pertama adalah keberanian, yang kedua adalah pengorbanan.” (Salim A. Fillah)

85. “Cinta bukan melemahkan hati, bukan membawa putus asa, bukan menimbulkan tangis sedu sedan. Tetapi cinta menghidupkan pengharapan, menguatkan hati dalam perjuangan menempuh onak dan duri penghidupan.” (Buya Hamka)

86. “Aku mencintaimu karena agama yang ada padamu. Jika kau hilangkan agama dalam dirimu, maka hilanglah cintaku padamu.” (Imam An Nawawi)

87. “Jangan mencintai orang yang tidak mencintai Allah. Jika mereka bisa meninggalkan Allah, maka mereka juga akan meninggalkanmu.” (Imam Asy Syafi’i)

88. “Tidak ada solusi yang lebih baik bagi dua insan yang saling mencintai dibanding pernikahan.” (HR. Ibnu Majah)

89. “Ketika seorang suami dan istri saling berpandangan dengan penuh cinta, Allah melihat mereka dengan belas kasih.” (HR. Bukhari)

90. “Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (QS Al-Baqarah 216)

91. “Lebih baik kehilangan sesuatu demi Tuhan. Daripada kehilangan Tuhan demi mendapatkan sesuatu.” (Mufti Menk)

92. “Tidak ada wanita di belakang seorang pria hebat. Wanita itu ada di sampingnya. Ia ada bersamanya, bukan di belakangnya.” (Tariq Ramadan)

93. “Sebesar apa pun cintamu kepada kekasih, haruslah tidak lebih besar dari cintamu kepada-Nya.”

94. “Cinta tidak ditulis di atas kertas karena kertas bisa dihapus. Juga tidak terukir di atas batu karena batu dapat dipatahkan. Tapi itu tertulis di dalam hati dan akan tetap ada selamanya.” (Rumi)

95. “Sekuat apa pun digenggam, jika bukan takdirmu tetap akan terlepas juga. Ikhlas lebih baik daripada tersakiti.”

96. “Yang paling indah adalah jatuh cinta yang bisa membuatmu semakin dekat dengan Rabbmu Allah SWT.”

97. “Pasti akan selalu ada kecewa karena mencintai manusia yang tidak sempurna. Cintailah Allah yang Maha Sempurna, maka tidak akan kecewa yang kita temui.”

98. “Aku memilih mengangumimu dari jauh karena jarak akan melindungiku dari luka.” (Rumi)

99. “Ukuran mencari calon pasangan cukup dua hal, yaitu punya niat tulus mencintai dan menerimamu, serta baik agamanya.”

100. “Ketika cinta tidak diterima, berpindahlah. Ketika cinta tidak dihargai, menjauhlah. Semoga waktu akan mengajarimu apa itu cinta sejati.” (Rumi)

Kata-kata bijak islami tentang kehidupan akan memberikan hikmah berupa nilai-nilai persaudaraan. Untuk mencapai dan menjunjung nilai-nilai kehidupan bisa dari hal kecil salah satunya membaca kata-kata bijak islami tentang kehidupan di bawah ini.

101. “Kita tidak akan pernah tahu bagimana menyembah-Nya sebelum kita mulai dengan bagaimana mencintai-Nya.”

102. “Apakah engkau meremehkan suatu doa kepada Allah, apakah engkau tahu keajaiban dan kemukjizatan doa? Ibarat panah di malam hari, ia tidak akan meleset namun ia punya batas dan setiap batas ada saatnya untuk selesai.”

103. “Jangan berjalan di muka bumi dengan penuh kesombongan dan congkak karena sebentar lagi engkau akan masuk ke dalam bumi juga.”

104. “Barang siapa yang bersungguh-sungguh berjalan pada jalannya maka pasti ia akan sampai pada tujuannya.”

105. “Ilmu pengetahuan di waktu kecil itu bagaikan ukiran di atas batu.”

106. “Bukanlah anak yatim itu yang telah meninggal orang tuanya, tetapi sesungguhnya yatim itu adalah yatim ilmu dan akhlak.”

107. “Ilmu tanpa agama adalah suatu kecacatan, dan agama tanpa ilmu merupakan kebutaan”

108. “Kegagalan adalah cara Allah untuk mengatakan bersabarlah karena aku memiliki sesuatu yang lebih baik untukmu saat waktunya tiba.”

109. “Kita tidak akan pernah kalah sampai kita menyerahkan semuanya kepada Tuhan.”

110. “Bagimu agamamu, bagiku agamaku. Karena sesungguhnya tidak ada paksaan dalam beragama.”

(krm/brilio.net)

  • Whatsapp

Pos terkait