Anggota KPU kena OTT, Aktivis Anti-Korupsi ini Aksi Bersih-Bersih KPU DIY

Aksi tunggal bersih-bersih aktivis anti-korupsi dari JCW, Baharuddin Kamba di halaman KPU DIY, Jumat (10/1/2020). (dok. istimewa)

YOGYAKARTA (kabarkota.com) – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Wahyu Setiawan yang terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengundang kekecewaan sekaligus keprihatinan publik.

Salah satunya datang dari aktivis anti Korupsi dari Jogja Corruption Watch (JCW), Baharruddin Kamba yang mengekspresikan keprihatinannya melalui aksi tunggal bersih-bersih halaman Kantor KPU DIY, pada Jumat (10/1/2020).

Baca Juga:  UII Anggap Pembentukan Tim Pemburu Koruptor tak Urgen

“Bersih-bersih di kantor KPU DIY ini sebagai bentuk kritik kami, karena ternyata ada persoalan di KPU pusat maupun daerah yang selama ini kita harapkan independen. dengan tertangkap tangannya salah satu komisioner, independensi KPU dipertanyakan,” kata Bahar kepada wartawan, di sela-sela aksinya.

Bahar berharap, dengan adanya kasus di KPU RI itu diharapkan tidak mengganggu kinerja KPU di DIY. Mengingat, dalam waktu dekat, tiga kabupaten di DIY akan menggelar Pilkada.

Baca Juga:  Indonesia sampaikan Nota Protes ke Tiongkok

“Kami berharap KPU DIY tetap fokus pada kinerja secara profesional, Meskipun tentu kita prihatin dengan kasus ini,” imbuhnya.

(Dok. Istimewa)

Sementara Ketua KPU DIY, Hamdan Kurniawan menganggap, aksi bersih-bersih tersebut sebagai bentuk kepedulian dan kecintaan kepada lembaga KPU agar tetap berintegritas.

“Dan (OTT) itu menjadi pelajaran penting, khususnya bagi penyelenggara Pemilu di semua tingkatan, baik yang permanen maupun adhoc agar menjaga integritas, nama baik dan kode etik penyelenggara Pemilu,” tegas Hamdan kepada kabarkota.com. (Rep-01)

Baca Juga:  Dewan Sebut Layanan Publik akan Shutdown, Pemkot Yogya Angkat Bicara