SLEMAN (kabarkota.com) – Bupati Sleman, Harda Kiswaya berharap, Pasar Induk Godean menjadi magnet Wisata Belanja di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Utamanya bagi masyarakat Sleman, dan kabupaten tetangga, seperti Kulon Progo dan Bantul utara.
Harapan tersebut disampaikan Bupati Sleman saat boyongan pedagang dari pasar relokasi di Sidoluhur ke Pasar Induk Godean, pada Rabu (29/10/2025).
“Saya yakin pasar Godean ini akan menjadi pasar yang bagus untuk salah satu tujuan wisata belanja,” jelasnya melalui Humas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman.
Hardo mengatakan, boyongan pedagang dengan tema “Bedhol Projo Hanggayuh Rejo” bukan sekadar simbol perpindahan fisik, melainkan momen untuk memperbaharui semangat bersama. Sekaligus, sebagai penanda bahwa operasional Pasar Induk Godean akan dimulai, pada Kamis (30/10/2025) besok.
Menurut Hardo, meski Pasar Induk Godean akan ditempati para pedagang, namun pihaknya akan terus menyelesaikan fasilitas yang belum selesai. Dengan begitu, proses perdagangan di Pasar Induk Godean tetap berjalan.

“Kalau kekurangan bangunan ini, kami akan benahi fasilitasnya sembari berjalan,” tegas bupati.
Sementara itu, ketua panitia boyongan, Kus Hadiyanto juga berharap, Pasar Induk Godean menjadi pusat kegiatan ekonomi, khususnya sebagai pusat perdagangan hasil bumi dan pertanian. Sekaligus menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Sleman bagian Barat. (Ed-01)







