Dialog dengan Siswa, Jokowi: Kok Belajarnya Sedikit Semua?

Presiden Joko Widodo saat berdialog dengan dua siswa SD dan SMP usai menyerahkan secara simbolis Kartu Indonesia Pintar, di Balai Desa Taman Martani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, DIY, Senin (4/5). (Sutriyati/kabarkota.com)
SLEMAN (kabarkota.com) – Supuluh siswa dari perwakilan SD, SMP, dan SMA/SMK di Desa Taman Martani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, DIY, Senin (4/5) berkesempatan tatap muka langsung dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Balai Desa setempat.
Baca Juga:  Resmikan Gedung Sekolah, Gubernur DIY Tekankan Tiga Komponen Pendidikan
Pada kesempatan ini, para siswa selain menerima penyerahan Kartu Indonesia Pintar (KIP) secara simbolis, juga sempat diajak berdialog oleh Presiden dengan sesekali disertai candaan. "Kamu pinter gak?" tanya Jokowi kepada Sudaryono, salah satu Siswa SMP. 
"Kalau belajar jam berapa?" Lanjut Presiden. "Saya belajar jam 7 sampai jam 08.30 malam," jawab siswa kelas 2 SMP tersebut.
Kemudian, mantan Walikota Solo ini juga menanyai salah satu siswi SD Negeri Tamanan 3, Dian, dengan pertanyaan yang hampir sama. "Kok belajarnya sedikit-sedikit semua. Kapan pinter," ucap Jokowi yang disambut dengan tawa tamu undangan yang hadir.
Baca Juga:  LBH SIKAP Yogya Dorong Realisasi Perda Bantuan Hukum
"Kalau Ingin pintar, belajarnya yang rajin. Siang habis sekolah nyelesaiin PR sampai sore. Malam, setelah Maghrib sampai jam 10. Mau nggak?" tanya presiden lagi. "Insya Allah," jawab Dian.
Lebih lanjut Jokowi juga menyebutkan, bantuan per tahun yang akan diterima siswa melalui KIP ini, untuk anak siswa SD sebesar Rp 450 ribu, siswa SMP Rp 750 ribu, dan siswa SMA/SMK akan menerima Rp 1 juta. (Baca: Presiden: Uang Bantuan Penerima KKS tak Boleh untuk Beli Pulsa)
Baca Juga:  Mengapa Kemiskinan sulit Diberantas?
Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat dan Kebudayaan, Puan Maharani, dalam sambutannya mengatakan, jumlah siswa yang akan menerima KIP tahap kedua kali ini sebanyak 1.216 siswa.
SUTRIYATI