YOGYAKARTA (kabarkota.com) – Pemimpin Perum BULOG Kantor Wilayah (Kanwil) Yogyakarta, Dedi Aprilyadi mengatakan, jelang Hari Natal dan Tahun Baru (Nataru), stok beras di DIY mencukupi hingga awal tahun 2026 mendatang.
“Stok kita beras medium kita saat ini ada sebanyak 49.000 ton,” ungkap Dedi saat audiensi dengan Wakil Gubernur DIY, Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Paku Alam X, di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, pada Selasa (18/11/2025).
Bahkan jika diperlukan, kata Dedi, pihaknya bisa mengalihkan stok berasa dari sejumlah kabupaten di Jawa Tengah (Jateng) yang jumlah totalnya mencapai 170 ton sehingga bisa mencukupi kebutuhan hingga pertengahan tahun mendatang.
Untuk itu, pihaknya mengimbau agar masyarakat tidak khawatir dengan jumlah permintaan beras, bahkan jika melebihi stok yang tersedia di DIY.
Selain itu, pihaknya mengaku telah melakukan penyerapan gabah beras untuk DIY 46 ribu ton, sepanjang tahun 2025 ini. Angka tersebut melebihi target penyaluran yang ditetapkan sebanyak 40 ribu ton.
Lebih lanjut Dedi menjelaskan, jelang Nataru, pihaknya juga bekerja sama dengan dinas terkait, menggelar Gerakan Pasar Murah (GPM) yang akan berlangsung hingga 5 Desember 2025.
“Kami juga harus menggelontorkan pendistribusi atau penjualan beras SPHP yang saat ini sudah banyak beredar,” tegasnya sebagaimana dirilis Humas Pemda DIY.
Dedi menyebut, rata-rata penggelontoran di DIY mencapai 100 ton per hari. Sedangkan untuk penyaluran bantuan pangan bagi Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Kelurahan Kotabaru, Kemantren Gondokusuman, Kota Yogyakarta, pada 30 Oktober 2025 lalu sebanyak 112 penerima.
Dedi menambahkan, pihaknya bersedia menjalin kerjasama dengan semua stakeholder. Termasuk, jika Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyampaikan permintaan untuk dapat menyediakan komoditas. (Ed-01)







