3.184 Calon Jemaah Haji DIY segera Diberangkatkan ke Tanah Suci

Pamitan calon jemaah haji DIY di Bangsal Kepatihan Yogyakarta, pada Selasa (6/5/2025). (dok. humas Pemda DIY)

YOGYAKARTA (kabarkota.com) – Sebanyak 3.184 calon jemaah haji dan 18 petugas haji daerah dari DIY segera diberangkatkan ke tanah suci.

Bacaan Lainnya

Hal tersebut sebagaimana disampaikan Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) DIY, Ahmad Bahiej saat Pamitan Haji di Bangsal Kepatihan Yogyakarta, pada Selasa (6/5/2025).

Ahmad mengungkapkan, calon jemaah haji terbanyak berasal dari Kabupaten Sleman, yakni sebanyak 1.208 orang. Sedangkan Kabupaten Bantul sebanyak 923 orang, Kota Yogyakarta 448 orang, Kulon Progo 332 orang, dan Gunungkidul 273 orang.

“Dari jumlah tersebut, dua jemaah tercatat mengalami mutasi keluar wilayah DIY.” kata Ahmad sebagaimana siaran pers Humas Pemda DIY, pada Selasa (6/5/2025).

Ahmad memaparkan, jemaah haji DIY tahun 2025 ini terbagi dalam 10 kloter. Yakni kloter 63 hingga 71, ditambah 21 jemaah asal Bantul yang tergabung di kloter 62. Nantinya, seluruh jemaah haji DIY berangkat dari embarkasi Solo atau SOC.

Menurutnya, kloter pertama, yakni 62-SOC, akan masuk Asrama Haji Donohudan pada 19 Mei, pukul 18.00 WIB dan dijadwalkan terbang keesokan harinya pukul 18.15 WIB. Kloter-kloter berikutnya diberangkatkan bertahap hingga 22 Mei 2025.

Lebih lanjut Ahmad menyebutkan, calon jemaah haji tertua tahun ini bernama Sigit Wasono, dengan usia 92 tahun 3 bulan. Ia adalah warga Kemantren Kraton, Kota Yogyakarta. Sementara calon jemaah haji termuda, yaitu Muhammad Fauzan Hibrizi, yang masih berusia 18 tahun 4 bulan. Muhammad merupakan warga Sabdodadi, Bantul.

“Selama di Makkah, mayoritas jemaah akan menempati akomodasi di kawasan Misfalah, sekitar 2 kilometer dari Masjidil Haram. Sementara kloter 71-SOC akan menginap di kawasan Syisyah, berjarak sekitar 4 kilometer dari pusat kota dan dekat dengan kawasan Mina,” sambungnya.

Wagub DIY, KGPAA Paku Alam X menyalami para calon jemaah haji DIY. (dok. humas Pemda DIY)

Sementara itu, Wakil Gubernur DIY, Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Paku Alam X saat membacakan sambutan Gubernur DIY, mengimbau agar jemaah haji DIY bisa menjaga kondisi fisik selama menjalankan ibadah di tanah suci. Mengingat, ibadah haji tahun ini bertepatan dengan musim panas di Arab Saudi. Pada bulan Mei ini diperkirakan suhu udara di Makkah dan Madinah mencapai 38 – 41 derajat celcius. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi jemaah dalam menjalankan ibadah haji.

Oleh karena itu, Wagub menekankan agar para calon jemaah haji senantiasa mengatur waktu ibadah dan istirahat dengan bijak, serta menjaga asupan cairan, dan mengikuti arahan petugas haji, demi kelancaran ibadah.

Wagub menuturkan, ibadah haji adalah panggilan suci yang tidak semua umat Islam dapatkan sehingga sudah sepatutnya para jamaah haji bersyukur dan mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya. Mulai dari fisik, mental hingga spiritual.

“Semoga perjalanan ibadah ini diberikan kelancaran, kemudahan, serta keselamatan dari berangkat hingga kembali ke tanah air,” ucap Sri Paduka.

Di akhir sambutannya, Paku Alam menitipkan doa dari Tanah Suci untuk keselamatan dan kemajuan bangsa, serta kesejahteraan masyarakat DIY. (Ed-01)

Pos terkait