Akbar Tanjung: Partai Golkar Tidak Boleh Kalah oleh PKB

Ketua Dewan Pertimbangan Partai DPP Partai Golkar, Akbar Tanjung memberikan keterangan kepada wartawan usai membuka Pertemuan 32 DPD Partai Golkar se Indonesia di Yogyakarta, Ahad (7/9). (tria/kabarkota.com)

 

YOGYAKARTA (kabarkota.com) – Ketua Dewan Pertimbangan DPP Partai Golkar, Akbar Tanjung tidak rela jika partainya dikalahkan oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pada Pemilu 2019. Hal tersebut dikemukakan Akbar menanggapi tekad Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar yang akan mengalahkan perolehan suara Golkar di masa mendatang. Apalagi presiden terpilih Joko Widodo juga mendukung tekad PKB tersebut.

Baca Juga:  Pengungkapan kasus Penyerangan Novel Baswedan Melamban, Image Presiden jadi Taruhan

Akbar mengemukakan, tantangan PKB itu harus dijawab dengan memperkuat kelembagaan Partai Golkar sebagai kunci menghadapi tantangan saat ini demi meraih kembali kemenangan 2019. Partai, kata Akbar, tidak hanya mengembangkan infrastruktur partai, namun juga menjalankan fungsi-fungsi partai untuk menjembatani suara masyarakat kepada negara. Selain itu fungsi kaderisasi dan pendidikan politik juga harus dilakukan secara sungguh-sungguh dan konsisten.

“Rekrutmen kader partai harus dilakukan secara terbuka untuk mencari kader-kader muda yang bisa didayagunakan secara optimal,” kata Akbar saat membuka acara pertemuan ketua DPD Golkar se Indonesia di Yogyakarta, Ahad (7/9).

Baca Juga:  "Ini Periode Terburuk Pengurus PP Muhammadiyah"

Akbar mengingatkan bahwa partai harus diurus secara serius. Jika dilakukan seperti biasa saja, maka akan terjadi penurunan suara secara linier yang bisa mencapai 70 persen di tahun 2019. Karena itu, kata dia, Partai Golkar membutuhkan kepemimpinan yang kuat, memiliki komitmen visi dan tekad untuk membangun partai, dan menempatkan partai sebagai prioritas.

“Tokoh-tokoh baru dan muda perlu didukung untuk memperkuat partai kita,” jelas Akbar. (tri/jid)

Baca Juga:  Aktivis HAM Ditangkap, AJI Desak Pembebasan Robertus Robet