Beredar Seruan Aksi Bela Islam III, Ini Penjelasan GNPF MUI

JAKARTA (kabarkota.com) – Dalam dua hari terakhir, telah beredar seruan di medis sosial tentang rencana Aksi Bela Islam III yang diselenggarakan pada Jumat, 25 November 2016. Benarkah demikian? Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI), Bachtiar Nasir membantahnya. Ia menjelaskan, sampai saat ini belum ada rapat untuk membahas Aksi Bela Islam III.

“Secara resmi GNPF-MUI belum ada (rencana) kapan dan tanggal berapa. Gambar (yang beredar-red) itu bukan dari GNPF MUI,” jelasnya di Jakarta, Senin (7/11/2016).

Baca Juga:  Menjaga Semangat Kebangsaan (3)

Menurut Bahtiar, pasca Aksi Bela Islam II, GNPF MUI masih melakukan pencermatan situasi dalam tiga hingga empat hari ke depan terkait proses hukum Ahok yang akan dilakukan gelar perkara secara terbuka. Namun, ia mencurigai gelar perkara itu sekadar sandiwara, sebab proses hukum yang berjalan selama ini sangat jelas untuk melindungi Ahok dari jeratan hukum.

“Kita lihat saja nanti, dengan pertanyaan-pertanyaan yang menguntungkan dan meringankan Ahok. Dan mereka yang gelar perkara, mereka yang ajukan pertanyaan. Lihat saja nanti,” ujar Sekjen Majelis Intelektual Ulama Muda Indonesia (MIUMI) ini.

Baca Juga:  Mancing Geerrsama di Selokan Mataram, Seperti ini Situasinya

(Sumber: Republika.co.id/Ed-02)