BMKG Ingatkan Warga Yogyakarta Terkait Tingginya Curah Hujan

YOGYAKARTA (kabarkota.com) – Koordinator Stasiun Klimatologi BMKG Yogyakarta, Djoko Budiyono mengingatkan warga Yogyakarta terkait tingginya curah hujan dalam sepekan ke depan. Curah hujan tersebut mencapai 150 hingga 300 milimeter/pekan.

Menurut Djoko, intensitas hujan sepekan ke depan akan mencapai di atas 50 milimeter perhari disertai petir dan angin kencang dengan kecepatan di atas 45 km/jam. Tinggi gelombang laut 2,5-4 meter masih berpeluang terjadi di Perairan Selatan Yogyakarta.

Baca Juga:  Ini yang Bakal Dilakukan Menteri Desa untuk Eks Gafatar

Dia menyebutkan, tingginya intensitas hujan tersebut disebabkan peningkatan suhu permukaan laut di perairan Selatan Jawa sebesar 1,5-2 derajat celsius dari kondisi normal.

“Kandungan uap air di atas wilayah DIY relatif lembab, hal ini yang membuat banyak awan di wilayah DIY,” ujarnya dalam rilisnya awal pekan ini.

Djoko menjelaskan, perkiraan hujan pada November dan Desember 2016 serta Januari 2017 secara umum berkisar 301 milimeter-500 milimeter. Dari bulan ke bulam trennya meningkat. Puncak musim hujan diperkirakan Januari-Februari 2017.

Baca Juga:  Tolak Konsep Ungkur-Ungkuran, PKL Tri Darma Malioboro Kirim Surat ke Walikota

Secara normal, kata dia, awal musim kemarau di wilayah DIY sebagian besar terjadi pada bulan April. Namun, ada pula yang baru masuk musim kemarau pada Mei, seperti Kulonprogo bagian Utara, Sleman bagian Barat, dan Gunungkidul bagian Utara.

“Kami mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat agar meningkatkan kesiapsiagaan dan menyiapkan langkah antisipasi menghadapi potensi bencana,” ungkapnya.

(rls/ed-02)