Ganti KTSP, Pemerintah Tak Sediakan Buku

Ilustrasi. (Ahmad Mustaqim/kabarkota.com)

YOGYAKARTA (kabarkota.com) – Perpindahan Kurikulum 2013 ke Kurikulum 2006 atau Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) menyisakan masalah. Sebabnya, pemerintah melalui dinas pendidikan tidak menyediakan buku sebagai bahan ajar.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta (Disdikpora DIY), Kadarmanta Baskara Aji mengatakan telah meminta para sekolah untuk memakai buku yang lama meski beberapa mata pelajaran terdapat isi yang sudah tidak relevan. Ia mencontohkan mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan yang mengajarkan pemerintahan, sedangkan struktur pemerintahan sudah berganti.

"Kalau dulu kemaritiman di bawah kementerian, sekarang sudah ada sendiri," ketika ditemui di ruang kerjanya, Selasa (3/2). (Baca juga: Permohonan Ditolak, Ribuan Sekolah di DIY Kembali Terapkan KTSP)

Aji mengaku sudah mencoba mendatangi penerbit dan meminta untuk mencetak kembali buku untuk setiap mata pelajaran yang mengacu KTSP. Akan tetapi, pihak penerbit meminta kepastian agar buku bisa semua terbeli. "Beli itukan kewenangan sekolah," katanya.

Masalah tak cukup di situ, semua buku bahan ajar yang berada di pasaran telah semua ditarik penerbit. Usai ditarik, buku itu telah diolah untuk dijadikan bahan mencetak buku baru.

Aji mengatakan sudah tidak memiliki anggaran untuk mencetak buku. APBD 2015 yang telah disahkan tidak mencantumkan agenda pencetakan buku itu. Pihaknya hanya mengimbau pihak sekolah mengakses bahan ajar dari internet atau menggandakan buku yang masih ada.

AHMAD MUSTAQIM

Pos terkait