YOGYAKARTA (kabarkota,com) – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta melalui Dinas Perdagangan menyampaikan bahwa secara umum, ketersediaan pasokan pangan mencukupi hingga hari raya Idul Fitri mendatang.
Meski demikian, Kepala Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta, Veronica Ambar Ismuwardani mengungkapkan, sejumlah bahan pangan mengalami kenaikan harga, menjelang bulan puasa Ramadan.
“Kenaikan harga itu ada di cabai rawit merah. Harga daging ayam ras juga mulai naik,” papar Ambar dalam jumpa pers di Balaikota Yogyakarta, pada Kamis (12/2/2026).
Pihaknya memprediksi, harga daging ayam ras masih akan mengalami kenaikan hingga menjelang Idul Fitri. Selain itu, harga cabai merah keriting juga akan melonjak karena biasanya masyarakat kebanyakan membuat sambal sebagai pendamping menu santapan saat lebaran. “Telur ayam juga sudah mulai naik,” sambungnya.
Sedangkan untuk beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), Ambar menilai hingga kini pasokannya masih sangat lancar. Bahkan, stok beras tersebut di Bulog melimpah.
Sementara untuk operasi pasar, pihaknya menggandeng Pemerintah Daerah (Pemda DIY), dengan serapan sekitar 18 ton komoditas beras, minyak, gula pasir, bawang putih dan bawang merah.
“Kami bersama Bank Indonesia telah menggelar operasi pasar dan mengabiskan total 4 ton telur di Pasar Beringharjo dan Prawirotaman,” ungkapnya.
Pada kesempatan ini, Ambar pun mengatakan bahwa stok gas bersubsidi 3 kg di tingkat pangkalan dalam jumlah cukup dan distribusinya lancar. “Total kuota kita di tahun 2026 sebanyak 6,8 juta tabung. Semoga ini nanti juga mencukupi,” harapnya. (Rep-01)







