Kasus Covid-19 Naik, Pemda DIY Evaluasi Pembelajaran Tatap Muka

Ilustrasi (dok. pexels)

YOGYAKARTA (kabarkota.com) – Pemerintah Daerah (Pemda) DIY melalui Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) mengevaluasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM), seiring meningkatnya kasus Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di DIY.

Bacaan Lainnya

Kepala Bagian Humas Pemda DIY, Ditya Nanaryo Adji mengatakan, pada Rabu (2/2/2022) ini, Disdikpora DIY mengirim surat ke Kepala SMA, SMK, dan SLB terkait evaluasi tersebut.

“Kemungkinan PTM bisa dengan pemberlakuan 50 pesen dari kapasitas ruang kelas .Opsinya diatur secara shift, dan pengurangan jam pelajaran,” kata Ditya.

Namun, lanjut Ditya, untuk satuan pendidikan dengan siswa yang tidak banyak, dan mampu mengoptimalkan jarak antar-siswa dalam satu ruangan sesuai prokes, maka tetap dapat melaksanakan pembelajaran tatap muka hingga 100 persen.

Menurutnya, hasil evaluasi PTM yang sudah dilakukan titik rawan penyebaran Covid-19, ada pada ruangan kelas yang kesulitan untuk menerapkan prokes jaga jarak, disiplin memakai masker, dan kerumunan di area parkir pada jam kedatangan dan kepulangan.

“Untuk ketentuan lain terkait PTM, kami tetap berpedoman pada SKB 4 Menteri,” tegasnya.

Sementara Kabag Humas dan Protokol Pemkab Sleman, Savitri Nurmala Dewi menambahkan, berdasarkan hasil kesepakatan, mulai hari ini, PTM di Sleman dilakukan dengan kapasitas 50 persen, dengan maksimal sehari 6 jam. (Ed-01)

Pos terkait