Program Beasiswa SDM Sawit 2022 telah Dibuka, Kuliah bisa di Yogya

Ilustrasi (dok. kabarkota.com)

JAKARTA (kabarkota.com) – Kementerian Pertanian (Kementan) RI melalui Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) dengan dukungan pendanaan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) telah membuka program beasiswa untuk Pendidikan Tinggi Vokasi (DI, DII, DIII dan DIV), dan Akademik (Strata 1), sejak 15 Juni – 19 Juli 2022 mendatang.

Direktur Perlindungan Perkebunan Kementerian Pertanian, Baginda Siagian mengatakan, program beasiswa kali ini khusus untuk mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang Perkebunan Kelapa Sawit. Tujuannya untuk mencetak generasi muda perkebunan sawit yang secara konsisten dapat berperan dalam meningkatkan industri perkelapasawitan di Indonesia.

“Beasiswa ini hanya untuk pekebun kelapa sawit, keluarga pekebun kelapa sawit dan sumberdaya manusia lainnya yang bergerak di bidang perkelapasawitan ASN yang bertugas di bidang kelapa sawit,” kata Baginda, melalui siaran pers Komunitas SEVIMA yang diterima kabarkota.com, baru-baru ini.

Guna memudahkan pendaftaran dan seleksi nasional Program Beasiswa Sawit Tahun 2022 ini, pihaknya menggandeng SEVIMA. Harapannya, sistem pendaftaran yang berbasis Education Technology SEVIMA akan mempermudah para calon peserta maupun panitia beasiswa dalam melakukan seleksi nasional, pendaftaran, validasi berkas hingga penyaluran penerima beasiswa ke Perguruan Tinggi. Masyarakat bisa mengakses informasi tentang pengumuman dan pendaftaran beasiswa ini melalui laman ditjenbun.pertanian.go.id/pengumuman-beasiswa-kelapa-sawit-2022/ maupun beasiswasdmsawit.id.

Selain itu, Baginda juga menyebutkan bahwa program beasiswa kali ini bekerjasama dengan sejumlah Perguruan Tinggi, termasuk di Yogyakarta. Diantaranya, Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta (AKPY-STIPER), Politeknik LPP Yogyakarta, dan Institut Pertanian Stiper Yogyakarta. Selain itu juga di Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi (CWE), Politeknik Kampar, STIPER Agrobisnis Perkebunan (STIPAP), dan Institut Teknologi Sains Bandung (ITSB-BEKASI).

Adapun kompetensi dan jurusan yang dapat dipilih mahasiswa Diploma, lanjut Baginda, diantaranya: 1) Pemuliahan/Pembenihan/Pembibitan Kelapa Sawit; 2) Budidaya/pemeliharaan tanaman kelapa sawit; 3) Teknologi produksi tanaman perkebunan kelapa sawit; 4) Teknologi Pengolahan hasil kelapa sawit; 5) Teknik kimia; 6) Teknik mesin; 7) Perawatan dan perbaikan mesin; 8) Akuntansi Teknologi informatika; dan 9) Manajemen logistik kelapa sawit. Sedangkan untuk mahasiswa setingkat S1 (akademik) bisa memilih program studi Agroteknologi ataupun Agribisnis.

“Beasiswa ini sudah diselenggarakan sejak lama, dan tahun lalu memiliki kuota sebanyak 660 orang. Tahun 2022 ini Ditjen Perkebunan mengusulkan beasiswa sebanyak 1.000 penerima,” ucapnya.

Pihaknya berharap dengan penambahan kuota tersebut, maka keluarga pekebun dan SDM terkait lainnya nantinya bisa turut membangun perkelapasawitan di daerah masing-masing

Semua peraih beasiswa akan memperoleh fasilitas beasiswa SDM Sawit 2022 berupa transport pulang pergi kampung halaman menuju kampus, biaya pendidikan penuh, kesempatan magang di perkebunan besar, dan sertifikat kompetensi. Peraih beasiswa juga akan mendapatkan uang tunai untuk biaya asrama/kos, uang saku, dan uang buku, yang besarannya disesuaikan dengan Standar Biaya yang telah ditetapkan. (Ed-01)

Pos terkait