Tak Masuk Standar Kelulusan, UN Jadi Penilaian Kualitas Sekolah

Ilustrasi. (Sumber kompasiana.com)

YOGYAKARTA (kabarkota.com) – Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta (Disdikpora DIY), Kadarmanta Baskara Aji mengatakan tidak menargetkan para siswa di DIY untuk bisa lulus sesuai ketentuan UN. Alasannya, kini UN tak lagi menjadi patokan kelulusan.

Namun demikian, Kadarmanta berharap UN tetap menjadi indikator pengukuran mutu pelayanan pendidikan di masing-masing sekolah.

"Meskipun tidak menjadi patokan kelulusan, siswa diharapkan tetap maksimal dalam pekasanaannya (UN) karena salah satu mutu pendidikan ada di dalamnya," kata Kadarmanta di depan Gedung Pracimosono, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Selasa (24/2).

Baca Juga:  Diskusi Kasus 65: IPT 65 Sayangkan Sikap Pemerintah Indonesia

Menurutnya, UN merupakan salah satu alat ukur standar nasional penidikan. Kepala sekolah, katanya, menggunakan indikator tersebut untuk mengevaluasi kualitas sekolahnya.

"UN, pemetaan kinerja layanan pendidikan seolah dibandingkan dengan sekolah lain yang sudah standar nasional," katanya.

AHMAD MUSTAQIM