MAKASSAR (kabarkota.com) – Memasuki hari ketiga pencarian, Tim Search and Rescue (SAR) Gabungan telah menemukan dua jasad korban pesawat ATR 42-500 milik PT Indonesia Air Transport yang mengalami kecelakaan di Kawasan Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Melalui akun instagram sar_nasional, Basarnas menginformasikan bahwa jasad kedua dengan jenis kelamin perempuan ditemukan sekitar 500 meter dari titik penemuan pesawat.
“Korban kedua ditemukan pada hari ini (Senin, 19/1/2026), pukul 14.00 WITA,” tulisnya.
Sementara, korban pertama berjenis kelamin laki-laki ditemukan di jurang sedalam kurang lebih 200 meter, pada Minggu (18/1/2026), sekitar pukul 13.43 WITA. Jenazah tersebut telah berhasil dievakuasi oleh SAR Nasional.
Menurutnya, saat ini, para korban masih dalam proses evakuasi menuju ke Posko untuk nantinya diserahkan kepada TIM Disaster Victim Identification (DVI) Polri, guna proses identifikasi lebih lanjut.
Jumlah Kru dan Penumpang 10 orang
Sebelumnya, Direktur Utama PT Indonesia Air Transport, Tri Adi Wibowo mengklarifikasi bahwa jumlah kru pesawat yang ada dalam penerbangan pada 17 Januari 2026 itu sebanyak tujuh orang.
“Sebelumnya beredar delapan orang, tetapi kami revisi dan sampaikan hanya tujuh orang saja,” kata Tri dalam konferensi pers sebagaimana dilansir dari akun tiktok @suaradotcom.
Tujuh kru yang dimaksud, yakni: Kapten Andi Dahananto; Muhammad Farhan Gunawan; Restu Adi; Dwi Murdiono; Florencia Lolita; Esther Aprilita, dan satu orang yang tidak disebut namanya.
Selain itu, berdasarkan data manifest penumpang, pesawat nahas tersebut juga mengangkut tiga orang penumpang, yakni: Ferry Irrawan, Deden Mulyana, dan Yoga Nauval. (Ed-01)







