Malioboro, Kawasan Wajib Masker dan Vaksin

Kawasan Malioboro Yogyakarta (dok. kabarkota.com)

YOGYAKARTA (kabarkota.com) – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta mencanangkan Malioboro dan Stasiun Tugu sebagai kawasan wajib bermasker dan vaksinasi, pada Rabu (11/8/2021).

Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti mengatakan pencanangan ini sebagai upaya mendukung program percepatan vaksinasi dan terbentuknya herd immunity.

“Idealnya, tidak hanya Malioboro dan Stasiun Tugu saja, tetapi juga di perbatasan-perbatasan masuk Kota Yogyakarta” kata Haryadi, saat pencanangan, di Stasiun Tugu Yogyakarta, Rabu (11/8/2021).

Namun menurutnya, pencanangan dimulai dari kawasan yang ramai dikunjungi masyarakat.

Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti (tengah) melakukan peninjauan gerai vaksinasi di Stasiun Tugu Yogyakarta, Rabu (11/8/2021). (Dok. Kabarkota.com)

Nantinya, Pemkot melalui Unit Pengelola Teknis (UPT) Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya Dinas Kebudayaan (Disbud) Kota Yogyakarta akan melakukan pengecekan kepada pengunjung di Malioboro secara acak. Jika kedapatan belum vaksin, maka akan diarahkan untuk mengikuti vaksinasi di gerai vaksin Stasiun Tugu Yogyakarta.

Kepala UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya Disbud Kota Yogyakarta, Ekwanto menyatakan, pihaknya akan menyiagakan sekitar 40 personel Jogoboro untuk melakukan penjagaan di 11 titik kawasan Malioboro.

Sementara, Kepala Daops 6 Yogyakarta, Asdo Astrivianto mengungkapkan, gerai vaksinasi di stasiun Tugu Yogyakarta telah dimulai sejak 3 Juli 2021 untuk melayani pekerja KAI, KAI Grup, calon penumpang hingga masyarakat umum.

Asdo menyebut, setidaknya lebih dari 8 ribu orang telah mengikuti vaksinasi di stasiun Tugu Yogyakarta.

“Kami juga mensyaratkan pelaku perjalanan Kereta Api sekarang wajib vaksin dosis 1,” tegasnya.

Salah seorang warga di Yogyakarta, Denni Prameswari mengaku, dirinya sengaja mengikuti vaksinasi di gerai yang disediakan oleh PT KAI Daops 6 Yogyakarta, setelah mendapatkan informasi dari salah satu temannya.

“Saya di Yogyakarta sudah satu bulan ini, dan keinginan untuk mengikuti vaksinasi sebenarnya sudah lama,” ungkap perempuan asal Medan ini.

Ia juga menyambut baik pencanangan Malioboro sebagai kawasan wajib masker dan vaksin, guna mempercepat terbentuknya herd immunity sehingga situasi cepat mambaik. (Rep-01)

Pos terkait