Penggunaan Gadget pada Anak Usia 6 Bulan hingga 2 Tahun Dapat Menyebabkan Gangguan Lambat Bicara

Di era modern ini gadget sepertinya sudah menjadi barang kebutuhan pokok tiap orang, sekaligus benda penting sehari-hari. Ya, gadget menjadi barang wajib yang harus ada dalam tas. Tidak hanya orang tua saja yang melek teknologi, bahkan balita pun mulai melek teknologi. Buktinya, anak-anak sudah mulai mengerti cara bermain gadget milik orang tuanya bahkan di usia dini.

Teknologi satu ini menjadi salah satu kadang dijadikan cara agar Si Kecil bisa duduk tenang tanpa rewel saat orang tuanya makan malam bersama kerabat. Bahkan, Si Kecil bisa merengek ingin menonton film animasi kesukaannya melalui gadget.

Nah, yang paling penting harus kita ketahui, penggunaan gadget pada Si Kecil ternyata dapat menghambat pertumbuhannya bila digunakan secara berlebihan tanpa pengawasan orang tua.

Temuan ini diuangkapkan dalam sebuah penelitian yang dipimpin oleh Dr. Catherine Birken, senior investigator serta profesor dokter anak di University of Toronto, menemukan hubungan antara bermain gadget (baik itu smartphone, ataupun tablet dan televisi) dapat membuat anak usia 6 bulan hingga 2 tahun mengalami keterlambatan bicara.

Penelitian ini melibatkan hampir 900 anak berusia enam bulan sampai dua tahun. Para peneliti melakukan pemeriksaan selama 18 bulan. Hasilnya, ditemukan bahwa setiap 30 menit bermain menggunakan gadget dapat meningkatkan sebanyak 49% keterlambatan bicara. Dr. Catherine Birken menekankan bahwa ada hubungan antara penggunaan gadget dengan penundaan komunikasi pada anak.

“Saya percaya ini adalah studi pertama yang memeriksa perangkat mobile media dan penundaan komunikasi pada anak-anak,” kata Dr. Catherine Birken yang dikutip melalui cnn.com.

American Academy of Pediatrics menyarankan penggunaan gadget bagi Si Kecil:

  1. Untuk anak-anak di bawah 18 bulan, hindari penggunaan media layar selain video-chatting. Orang tua dari anak usia 18 sampai 24 bulan yang ingin mengenalkan media digital harus memilih pemrograman berkualitas tinggi. Lalu dampingi dan awasi penggunaannya agar ia mengerti apa yang dilihatnya.
  2. Untuk anak usia 2 sampai 5 tahun, batasi layar hingga 1 jam per hari dengan program berkualitas tinggi. Dampingi saat Si Kecil menggunakan gadget agar tetap ada interaksi. Misalnya, Anda dapat menanyakan binatang apa saja yang terdapat dalam layar, warna apa saja yang terdapat dalam layar, dan lain-lain

Pos terkait