Tanah Ambles, Kendaraan Berat Dilarang Lewati Jembatan Gorongan Sleman

SLEMAN (kabarkota.com) – Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Infornadi (Dishubkominfo) Daerah Istimewa Yogyakarta melarang kendaraan berat melewati jembatan Gorongan yang lokasinya berdekatan Jogja International Hospital (JIH), Condongcatur, Sleman. Pasalnya, pada bagian utara jalan kondisi tanah ambles. Kebijakan itu diberlakukan selama libur lebaran ini. 
"Kita mengantisipasi supaya tidak seperti jembatan Comal (Pemalang, Jawa Tengah)," kata Kepala Bidang Lalu Lintas Dishubkominfo DIY, Anna Rina Herbranti ketika ditemui ruang kerjanya.
Baca Juga:  Berobat Kanker di RS Sardjito Harus Antre Setahun
Berdasarkan pantuan kabarkota.com, jembatan Gorongan masih tampak tirai penghalang untuk melindungi para pekerja. Beberapa bagian masih tampak belum selesai penggarapannya.
Selain itu, jembatan tersebut merupakan salah satu jalur utama di ring road utara, Sleman, Yogyakarta yang selama ini kerap menjadi perlintasan kendaraan berat.
Untuk itu, Anna mengatakan, Dishubkominfo memindahkan jalur kendaraan berat agar melalui ring road selatan, Bantul. Bagi kendaraan dari arah Magelang harus memutar melalui ring road barat yang kemudian melewati ring road selatan jika akan ke arah Klaten dan Solo. Begitupun dari arah sebaliknya. 
Baca Juga:  Pendaftaran Calon Panwas Pilkada Kota Yogya dan Kulon Progo masih Dibuka
Disamping itu, prediksi kepadatan kendaraan juga akan terjadi di jalur fly over Jombor. Hal itu terjadi lantaran pengaspalan di sisi timur belum terselesaikan masalah tanahnya. Ia menghimbau agar pengendara lebih sabar untuk mengemudi.
Guna menghindari kemacetan di dalam kota, Dishubkominfo DIY juga menghimbau agar kendaraan ringan apabila tidak ada keperluan penting agar melewati ring road utara atau selatan. "Jika tidak ada keperluan jangan melalui jalur dalam kota," ujarnya. (din/kim)
Baca Juga:  Acara Muslim United #2 Dipindahkan ke Masjid Jogokariyan Yogyakarta