Ini yang Terjadi di Inggris pasca Tinggalkan UE

Ilustrasi (kontan.co.id)

JAKARTA (kabarkota.com) – Pasca Inggris memilih keluar dari Uni Eropa, nilai mata uang Poundsterling langsung anjlok. Poundsterling sempat menyentuh $1.3305 atau turun 10%, terlemah sejak tahun 1985.

Padahal, saat hasil pemilihan suara dihitung, Pound sempat naik hingga $1.50 karena pasar percaya Inggris akan tetap di Uni Eropa. Namun, saat suara mendukung Inggris keluar dari Uni Eropa naik di wilayah timur laut Inggris, Pound langsung turun ke $1.43 dan kemudian terjun lebih dalam saat suara untuk keluar memimpin perolehan suara.

Baca Juga:  Ketoprak Gaya Baru

“Saya tidak pernah melihat seperti ini. Ini adalah pergerakan sekali seumur hidup, lebih besar dibanding ketika Lehmans [bangkrut], dan kami bahkan belum memiliki hasil akhirnya,” kata Joe Rundle, kepala perdagangan nilai tukar di ETX Capital seperti dikutip BBC Indonesia, Jumat (24/6/2016).

Sementara untuk saham, pasar jatuh sebsar 8% ketika indeks saham FTSE 100 di Bursa Saham London dibuka hari Jumat.

Baca Juga:  Harap-harap Cemas Menanti Kepulangan Warga Yogya dari Natuna

Di Tokyo, indeks saham Nikkei 225 turun lebih dari 8% dengan Yen naik 5% karena investor langsung membeli Yen begitu Poundsterling jatuh.

Untuk komoditas, harga emas meloncat hampir 7% ke harga $1,348 per ons. (Rep-03/Ed-03)