Tingkatkan Antisipasi Corona, Dinkes Kota Yogya Lakukan Ini

Ilustrasi (dok. lion air)

YOGYAKARTA (kabarkota.com) – Wabah virus Corona (Covid-19) yang kian meluas. Di Indonesia, belasan orang telah dinyatakan positif Covid-19.

Kondisi tersebut mengharuskan Pemerintah Daerah untuk meningkatkan upaya antisipasi terhadap penyebaran Covid-19, tak terkecuali Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Yogyakarta, Tri Mardoyo mengaku, pihaknya terus melakukan koordinasi antarinstansi, dan berencana untuk membuka layanan Hotline Covid-19 bagi masyarakat.

Baca Juga:  Bertemu Wakil Rakyat, Begini "Curhat" Buruh Gendong Yogya

“Kami juga akan membuka Posko,” ungkap Tri kepada Kabarkota.com, Rabu (11/3).

Meskipun; lanjut Tri, selama ini sudah ada layanan yang terintegrasi dengan Public Service Center (PSC) 119, termasuk armada ambulans yang disiapkan khusus untuk menangani masalah Covid-19.

Pihaknya juga menyiapkan masker N95 khusus untuk para petugas yang nantinya perlu melakukan evakuasi terhadap pasien suspect Corona, dengan menggunakan armada 119.

Selain itu, Dinkes Kota Yogyakarta menjalin komunikasi dan koordinasi dengan rumah sakit dan Puskesmas yang ada di Kota Yogyakarta untuk memantau perkembangan dan kesiapan fasilitas kesehatan tersebut dalam penanganan corona.

Baca Juga:  Hizbut Tahrir Indonesia Pilih Golput Pada Pilpres 2014

Sementara sebelumnya, 9 Maret 2020 lalu, Rumah Sakit Umum (PKU) Muhammadiyah Yogyakarta merujuk satu pasien balita ke Rumah Sakit Sardjito Yogyakarta karena mengalami gejala mirip suspect Covid-19.

“Pasien mengalami batuk, pilek, dan memiliki riwayat berkunjung ke Kota Depok, Jawa Barat,” jelas Kepala Humas dan Pemasaran PKU Muhammadiyah Yogyakarta, Nunung Damayanti.

Pihaknya menambahkan, upaya antisipasi di rumah sakit juga ditingkatkan. Diantaranya, dengan penyemprotan desinfektan di seluruh ruangan, penyediaan ruangan isolasi, ambulans khusus, serta mempersiapkan petugas medis untuk penanganan Covid-19. (Rep-01)

Baca Juga:  Akui Bersalah, Terdakwa Kasus Dugaan Suap Proyek SAH Yogya ini Minta Keringanan Hukuman