10 Kunci Sukses jadi Pengusaha ala Nurul Atik

Ilustrasi (dok. kabarkota.com)

YOGYAKARTA (kabarkota.com) – Memulai usaha bukan hal yang mudah bagi kebanyakan orang. Bayang-bayang kegagalan, dan tak adanya modal finansial sering kali menjadi alasan klise yang akhirnya memadamkan semangat kewirausahaan.

Padahal, untuk mengawali usaha itu tak selalu harus dengan modal uang banyak, tapi bisa juga dengan modal kepercayaan dan usaha keras, sebagaimana pengalaman salah seorang pengusaha sukses ayam goreng di Yogyakarta, Nurul Atik.

Menurutnya, untuk menjadi pengusaha yang sukses, maka setidaknya ada tiga kunci utama yang harus dimiliki oleh calon pengusaha.

Pertama, ciptakan impian dan imajinasi. Yang perlu diingat bahwa segala keberhasilan itu bermula dari keyakinan dan didorong dengan kerja keras.

“Setelah mempunyai impian, ia harus mau belajar,” kata Nurul, saat ditemui di kantornya, Jumat (25/1/2019).

Dari proses belajar itu, seseorang akan memperoleh pembelajaran, baik pahit maupun manis yang akan menempa mental.

Kedua, semangat dan gigih. Antusiasme, semangat dan kegigihan adalah modal penting dalam memulai usaha menuju kesuksesan. Salah satu cara untuk memunculkan motivasi itu adalah dengan mempelajari perjuangan para pengusaha yang sudah sukses.

Ketiga, mempunyai pengetahuan dasar-dasar berbisnis. Tanpa itu, maka kemungkinan besarnya akan mengalami kegagalan. Selain itu, tak ada kesuksesan tanpa pengetahuan.

Bekerja dengan orang lain sebelum memulai usaha itu akan membantu seseorang dalam menyerap ilmu dan pengalaman, sekaligus siap untuk sukses

Keempat, berani mengambil resiko. Orang yang berani mengambil resiko adalah calon orang yang sukses. Jangan takut gagal, tapi jadikanlah kegagalan itu sebagai batu loncatan menuju kesuksesan.

Kelima, kerja keras. Hanya dengan kerja keras, maka sebuah usaha akan mengalami kemajuan dan kesuksesan.

Keenam, mau belajar dari pengalaman orang lain, sebagaimana kata pepatah, “pengalaman adalah guru yang terbaik”. Apapun pengalaman mereka akan menjadi pelajaran berharga, serta panduan diri dalal memulai usaha.

Ketujuh, bersedia menerima kritikan dan nasehat orang lain. Menerima kritikan itu berarti menyadari bahwa seseorang mempunyai kekurangan. Dengan mengetahui kekurangan itu, seseorang bisa memperbaiki diri.

Kedelapan, menjalin kerjasama dengan orang lain. Tak ada seorang pebisnispun yang mampu bekerja sendiri. Kerjasama dengan rekan, teman, mitra kerja, dan klien sangat penting bagi pengembangan sebuah bisnis.

Kesembilan, berani menghadapi kegagalan. Tak ada orang yang sukses tanpa melewati kegagalan. Hanya saja, mereka tak kenal putus asa dan terus berusaha hingga mencapai kesuksesan.

Kesepuluh, tak suka menunda, sebab menunda suatu pekerjaan berarti kerugian yang berujung pada penyesalan. (Rep-02)

Pos terkait