2 Tahun Perjalanan Universitas SiberMu: Merayakan Pendidikan untuk Semua

Rapat Senat Terbuka dalam rangka Milad ke-2, dengan tema “Merayakan Pendidikan Tinggi untuk Semua: 2 Tahun SiberMu Miracle of Growth”, pada Senin (30/10/2023). (dok. istimewa)

YOGYAKARTA (kabarkota.com) – Universitas Siber Muhammadiyah (SiberMu) sebagai kampus Pembelajaran Jarak Jauh (PPJ) pertama yang berbasis immersive atau metaverse telah menapaki usia 2 tahun. Pada Senin (30/10/2023), Universitas SiberMu menggelar Rapat Senat Terbuka dalam rangka Milad ke-2, dengan tema “Merayakan Pendidikan Tinggi untuk Semua: 2 Tahun SiberMu Miracle of Growth“.

Bacaan Lainnya

Rektor Universitas SiberMu, Bambang Riyanta menjelaskan bahwa tema tersebut menunjukkan pentingnya pendidikan tinggi yang terjangkau dan dapat diakses oleh semua orang. Sama halnya dengan upaya SiberMu yang menghadirkan pembelajaran online dan dapat diakses oleh semua, mengurangi hambatan finansial, dan mempromosikan kesetaraan dalam pendidikan.

“Hal ini juga menggambarkan semangat SiberMu untuk menyebarluaskan pendidikan tanpa ada batas usia, tempat dan waktu. Harapannya, ini bisa memberikan kesempatan masyarakat memperoleh pendidikan sebaik baiknya, kata Bambang dalam siaran pers yang diterima kabarkota.com, pada Senin (30/10/2023).

Rektor Universitas SiberMu menganggap, di usianya yang ke-2 ini, SiberMu secara nyata telah memberikan akses Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) yang aksesibel, berkualitas, terbuka yang menjangkau seluruh kalangan dan wilayah di dalam dan luar negeri. Mahasiswa SiberMu tersebar di 38 Provinsi, dengan jumlah peminat yang mencapai 5299 orang; tiga layanan Unit Pembelajaran Jarak Jauh (UPBJJ) di DIY, Jawa Barat, dan Kendari; 13 Kelompok Belajar dalam dan luar negeri; 37 tempat pendaftaran dari Papua sampai Aceh; dan 60 Perguruan Tinggi Muhammadiyah yang menerima manfaat layanan berbagi (sharing) mata kuliah online dalam aplikasi SolusiMu miliki SiberMu. Meski demikian, pengembangan teknologi pembelajaran terus dilakukan.

Rektor Universitas SiberMu menyampaikan bahwa pada tahun kedua ini, seluruh program studi yang diselenggarakan oleh SiberMu telah terakreditasi baik oleh Badan Akreditasi Nasional dan Badan Akreditasi Mandiri. Artinya, Universitas SiberMu telah memenuhi standar yang ditetapkan oleh pemerintah. “Ini adalah bagian dari penjaminan mutu untuk menjaga kepercayaan masyarakat luas sehingga menepis kekhawatiran akan kualitas PJJ,” tegasnya.

Universitas SiberMu, sebut Bambang, bertujuan mendorong akses pendidikan yang luas bagi seluruh warga negara dengan menyediakan layanan PPJ dan Full Online guna meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) dalam Pendidikan Tinggi (PT) di Indonesia. Mengingat, APK dalam PT di Indonesia masih tergolong rendah. Bahkan, belum memenuhi target nasional 34,56 persen. Berdasarkan data BPS, APK pada tingkat PT di Indonesia pada tahun 2021 baru mencapai 31,19 persen. Itu berarti, pemenuhan pendidikan di PT belum mencapai sepertiga dari populasi dengan usia aktif (19-23 tahun).

Lebih lanjut Rektor menuturkan, PJJ memiliki sejumlah peran dalam meningkatkan APK dalam PT. Di antaranya, dengan mengatasi kendala geografis; fleksibilitas waktu; akses ke sumber daya; peningkatan diversitas; pengurangan biaya; penggunaan teknologi; dan penyediaan kursus khusus.

Menurutnya, penggunaan metaverse merupakan cara SiberMu menjawab kritik pembelajaran online yang dianggap kurang memberikan nilai. Sekaligus menepis anggapan bahwa PJJ lemah dalam segi kognitif, afektif, dan psikomotorik.

Rencananya, pada usia ke-5 SiberMu mendatang, pihaknya akan merumuskan Peta Jalan PJJ transformatif melalui enam program. Pertama, masifikasi produksi matakuliah online melalui MOOCs. Kedua, mendorong pendidikan online diakselerasi ke pelosok-pelosok dan penguatan jaringan pendidikan online di kawasan tertinggal Indonesia. Ketiga, penguatan metaverse pada PJJ. Keempat, akses PJJ ke luar negeri. Kelima, hilirisasi riset teknologi pendidikan. Keenam, kemitraan SiberMu dengan industri, pelaku usaha dan pelaku kreatif untuk inovasi dan akses PJJ yang lebih luas.

Sementara itu, Sekretaris Senat SiberMu, Punang Amari Puja menyatakan komitmennya untuk mendorong perluasan akses pendidikan online yang berkualitas juga diwujudkan dengan Program Massive Open Online Courses (MOOCs), melalui layanan berbagi pembelajaran yang bisa diakses oleh masyarakat umum, dengan menyediakan ratusan mata kuliah keterampilan di bidang teknologi, entrepreneurship, desain grafis.

“Program ini telah diakses oleh lebih dari 735 pengguna, yang mayoritasnya adalah anak muda, pekerja, pelaku usaha, UMKM, dan konten kreator di Indonesia,” sebutnya.

Lebih lanjut Punang mengungkapkan, sebagai wujud apresiasi kepada para pihak yang telah berkontribusi nyata dalam mendorong inovasi kebijakan pendidikan jarak jauh di Indonesia, maka pada Milad SiberMu ke-2 ini, pihaknya juga memberikan penghargaan kepada Tokoh Transformasi PJJ di Indonesia, Paulina Pannen karena ia telah malang melintang di Kementerian Pendidikan Indonesia dan mendorong lahirnya kebijakan-kebijakan progresif PJJ sehingga dapat dinikmati secara masif oleh masyarakat .

Saat ini, Paulinamenjabat sebagai Direktur Indonesia Cyber Education Institute (ICE-Institute), yakni sebuah platform berbagi pembelajaran online yang enyediakan bermacam kuliah online dari banyak PT dan penyedia pembelajaran daring di seluruh Indonesia. (Ed-01/Adv)

Pos terkait