YOGYAKARTA (kabarkota.com) – Lembaga Eksekutif Mahasiswa Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (LEM FK UGM) menggelar Environment and Forestry National Competition (ENFORNATION) 2026.
Koordinator HUmLO ENFORNATION 2026, M. Rafif Khansa Deva menjelaskan, kegiatan ini merupakan Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) tingkat nasional di bidang ilmu lingkungan hidup dan kehutanan.
“Pesertanya adalah siswa-siswi SMA/SMK dari berbagai daerah di Indonesia,” kata mahasiswa Jurusan Silvikultur Fakultas Kehutanan UGM Angkatan Tahun 2024 ini, dalam podcast our concern di kanal youtube M. Faried Cahyono, baru-baru ini.
Menurutnya, sejak September – Oktober 2026, panitia telah melakukan tiga rangkaian seleksi terhadap perserta yang jumlahnya sekitar 30 tim hingga menjadi 11 tim finalis.
Koordinator Materi ENFORNATION 2026, Hafish Pramudyawardana mengungkapkan, sebelas tim tersebut, antara lain berasal dari Dompu (NTB); Purbalingga (Jateng); Rogojampi, Banyuwangi (Jatim); Blitar (Jatim); Sedayu, Bantul (DIY); dan Surakarta (Jateng).
“Tahun ini merupakan penyelenggaraan tahun ke-3,” sebut Rafif yang juga mahasiswa Jurusan Konservasi Sumberdaya Hutan FK UGM Tahun Angkatan 2024 ini.
Pesertanya, lanjut Hafish, rata-rata siswa kelas 2 SMA/SMK atau kelas 11, dan mayoritas perempuan.
“Melalui kegiatan seperti ini, harapan kami, bisa memupuk kesadaran untuk memulihkan kembali fungsi ekologi untuk memperbaiki lingkungan,” sambungnya.
Mia Zaskiyya Isfandiari selaku Koordinator Acara dalam kegiatan ini menyampaikan, selama di Yogyakarta, para peserta mengikuti serangkaian kegiatan selama tiga hari.
Hari pertama, kata Mia, para peserta mengikuti opening ceremony, lalu melaksanakan CBT di FK UGM. Setelah itu, mereka diajak ke wisata alam Songgo Langit di KPH Mangunan, Dlingo, Bantul untuk melakukan penelusuran terhadap berbagai hal, sesuai dengan tagline “Exploring Nature for Sustainable Future”.
Di hari kedua, para peserta akan melaksanakan study case. “Di situlah letak exploring-nya”, tegas mahasiswi Jurusan Manajemen Hutan FK UGM Tahun Angkatan 2024 ini.
Kemudian hari ketiga, Mia mengatakan, mereka mempresentasikan hasil infografis yang telah mereka rancang dari data-data yang telah mereka ambil saat study case. “Setelah itu akan ditutup closing ceremony di Fakultas Kehutanan,” ucapnya. (Adv)
full podcast klik di sini







