DPN Pertani Tolak Impor Beras

  • Whatsapp

Ilustrasi (dok. kabarkota.com)

JAKARTA (kabarkota.com) – Dewan Pengurus Nasional (DPN) Persaudaraan Mitra Petani Nelayan Indonesia (Pertani) menolak rencana pemerintah untuk impor beras pada semester pertama tahun 2021 ini.

Bacaan Lainnya

Ketua DPN Pertani, Satrio Dharmajati mengatakan, pihaknya menolak rencana tersebut mengingat, pada bulan April Mei ini memasuki musim panen raya padi.

” Jika pemerintah mengimpor beras, maka menjadi pukulan bagi petani,” tegas Satrio dalam siaran pers yang diterima kabarkota.com, Sabtu (27/3/2021).

Satrio berpendapat bahwa pemerintah semestinya membangun big data dan Badan Pangan Nasional seperti amanat UU daripada membuat kebijakan impor beras. Terlebih, pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) ingin mewujudkan kedaulatan pangan.

Namun pihaknya menduga, dalam koalisi besar yang ada di pemerintahan saat ini, terdapat tengkulak sehingga tidak satu visi dengan Presiden, dan mengambil jalan pintas, melalui kebijakan impor pangan.

“Jelang 2024, banyak para pembantu Presiden berkoalisi dengan mencari dana khususnya dalam hal pangan,” anggap Satrio dalam sebuah diskusi online tentang impor beras.

Sementara pengamat politik sekaligus pengurus Pergerakan Indonesia, Arif Nurul Imam berpandangan bahwa impor menjadi salah satu cara untuk memperoleh keuntungan bagi sebagian elite. Ia khawatir jika kebijakan impor pangan terus menerus dilakukan tanpa peduli pada nasib petani, maka Indonesia akan kehilangan petani.

Menurutnya, dalam perhitungan linier yang dilakukan Bappenas, pada tahun 2063 mendatang diprediksi petani akan hilang dari Indonesia. Pada tahun 2019, prosentase petani di Indonesia hanya 28 persen. Itu pun mereka memilih menjadi petani karena keadaan.

“Sekarang ini petani umumnya berusia 45 tahun ke atas, dan banyak petani yang tidak menginginkan anaknya menjadi petani,”ujar Arif Nurul Imam, yang juga kolumnis di beberapa media.

Diskusi online berjudul “Impor Beras untuk Siapa?” diselenggarakan oleh Pergerakan Indonesia pada Kamis, 25 Maret 2021. Diskusi ini merupakan kegiatan rutin yang diadakan oleh Pergerakan Indonesia dalam merespon isu-isu aktual. Diskusi ini juga dapat ditonton kembali di youtube : http://bit.ly/diskusiberasimpor.