Dunia Tengah Mengalami Revolusi Industri Keempat, Ini Cirinya

Sandiaga Uno (mitrainvestor.co.id)

SLEMAN (kabarkota.com) – Pendiri Saratoga Capital, Sandiaga Uno mengatakan, saat ini tengah terjadi revolusi industri gelombang keempat. Revolusi tersebut ditandai dengan memasuki era digital dan industri yang mulai merambah sektor teknologi sehingga membuat e-commerce semakin melejit dan perusahaan berbasis teknologi berkembang pesat.

“Revolusi ini memberi ruang bagi generasi muda untuk menciptakan inovasi-inovasi baru yang dapat menggebrak dunia industri,” kata Sandiaga yang menjadi pembicara dalam CEO Talk the Walk di UGM, Kamis (18/2/2016).

Baca Juga:  ICM Kecam Mantan Ketua LOD DIY yang Kini Dukung AP 1

Pengusaha muda ini mendorong agar mahasiswa berpikir kreatif dan peka dalam melihat peluang.

“Ini menjadi kesempatan untuk menciptakan entrepreneur-enterpreneur baru yang akan meneruskan tongkat estafet dari kami dan membawa bangsa ini ke masa depan yang lebih baik,” ujarnya seperti dilansir laman UGM.

Terlebih, ia menganggap, hingga saat ini Indonesia masih defisit pengusaha. Padahal, Negeri ini kaya akan sumber daya alam, namun tak memiliki perusahaan yang bisa mengolahnya.

Baca Juga:  Insiden Pemukulan Jurnalis Peliput Obor Asian Games, AJI Jambi Bereaksi

“Akhirnya, kita hanya ekspor bahan mentah, diolah perusahaan asing, dan hasilnya dijual kembali ke Indonesia dengan harga yang mahal,” sesalnya lagi.

Pria yang disebut-sebut akan masuk dalam bursa pencalonan Gubernur DKI Jakarta 2017 mendatang ini juga menambahkan bahwa politik memiliki peran besar dalam perkembangan perekonomian di Indonesia. Sebab, kemajuan ekonomi sangat tergantung pada kondisi politik dan kebijakan yang diambil oleh pemerintah.

Baca Juga:  Desa Perkotaan Tumbuh, Petani DIY kian Tersisih

Oleh karena itu, ia meminta agar generasi muda tak alergi terhadap politik dan tidak takut untuk menyuarakan aspirasi.

“Sebaliknya, para pemuda harus bersikap aktif dan terus mengawal regulasi demi terciptanya iklim usaha yang kondusif,” harapnya. (Rep-03/Ed-03)