Pulihkan Gaza, UNRWA Gandeng Muslim Charity

  • Whatsapp

Ilustrasi: Kerusakan di Gaza akibat gempuran roket Israel (dok. Mohammed Abu Amrah)

LONDON (kabarkota.com) – Organisasi Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Pengungsi Palestina, UNRWA menggandeng Muslim Charity untuk memulihkan kondisi jalur Gaza, yang terdampak perang dengan Israel beberapa waktu lalu.

Sebagai bentuk kerjasama, kedua belah pihak telah menandatangani kesepakatan untuk memberikan dukungan psiko-sosial bagi para tunawisma di Gaza.

Bacaan Lainnya

Wakil Ketua Charity Muslim, Bakhtyar Pirzada menyebutkan, pihaknya menghibahkan bantuan sebesar 30 ribu dolar Amerika Serikat kepada UNRWA, guna membantu 80 ribu keluarga yang kehilangan tempat tinggal. Sebelumnya, Muslim Charity juga telah bekerja-sama dengan badan PBB tersebut untuk menyediakan logistik non pangan untuk 1.500 keluarga, saat perang di Gaza pecah.

"Ini adalah tujuan kami untuk menunjukkan solidaritas bagi rakyat Gaza —Saya yakin orang-orang di Inggris akan terus bermurah hati membantu rakyat Gaza untuk memperbaiki rumah mereka," kata Pirzada dalam rilis yang diterima kabarkota.com melalui email, Senin (1/12) malam.

Pada kesempatan ini, Muslim Charity juga meluncurkan kampanye "Bantuan Gaza"untuk memperkuat upaya pembangunan kembali di wilayah tersebut. Selain penggalangan dana untuk recovery, Kampanye Bantuan Gaza ini juga bertujuan untuk membantu mereka supaya mandiri, melalui penyediaan keterampilan untuk meningkatkan pendapatan.

Sementara Leonello Boscardi dari UNRWA menyatakan bahwa cuaca ekstrim dan banjir dalam seminggu terakhir juga telah memaksa ratusan keluarga di Gaza dievakuasi dari rumah-rumah mereka.
"kondisi darurat di Gaza belum berakhir,” ucap Boscardi.

Pasca tragedi kemanusiaan akibat kekejaman Israel, kini penduduk sipil menanggung beban berat, akibat kekerasan yang meningkat. Bahkan dalam beberapa dekade terakhir, ini merupakan kondisi krisis terburuk di Jalur Gaza. Mengingat, lebih dari 100 ribu orang telah kehilangan rumah karena hancur. Selain itu, hampir semua rumah sakit, sekolah, toko-toko dan pabrik juga rusak parah.

SUTRIYATI