RSUP Dr. Sardjito Yogya akan Tambah 65 Ruang ICU untuk Pasien Covid-19

RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta (dok. kabarkota.com)

YOGYAKARTA (kabarkota.com) – Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Sardjito Yogyakarta akan menambah kapasitas ruang isolasi Intensive Care Unit (ICU) untuk penanganan pasien Covid-19.

Rencana tersebut sebagaimana disampaikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), M. Basuki Hadimuljono saat meninjau pembangunan ruang isolasi ICU di Gedung Parkir RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta, pada Selasa (27/7/2021).

“ RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta ini merupakan rumah sakit rujukan penanganan Covid-19 sehingga membutuhkan setidaknya 200 ruang isolasi intensif. Saat ini telah tersedia 150 ruangan sehingga dengan penambahan 65 ruangan ini, harapannya akan mampu memfasilitasi kebutuhan masyarakat DIY,” kata Basuki dalam siaran pers Bagian Hukum dan Hubungan Masyarakat RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta.

Menurutnya, dari perencanaan 65 tempat tempat tidur itu, sebanyak 62 diantaranya akan digunakan sebagai ruang isolasi intensif. Sedangkan dua tempat tidur akan dipakai untuk ruang cuci darah pasien terkonfirmasi Covid-19, dan satu tempat tidur untuk penempatan Extracorporeal Membrane Oxygenator (ECMO) yang memfasilitasi sementara fungsi paru-paru dan jantung pasien Covid-19 selama masa pemulihan

Sementara itu Direktur Utama RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta, Eniarti menyampaikan bahwa Pembangunan Ruang ICU ini dilengkapi oleh berbagai peralatan yang dapat mendukung pelayanan kritis, seperti ventilator, bedsite monitor, serta peralatan medis lainnya yang dipenuhi oleh Pemerintah. Mengingat, sebagai RS Vertikal Tipe A yang merupakan Unit Pelayanan Teknis Kementerian Kesehatan, maka penanganan kasus Covid-19 lebih fokus pada pasien yang berat dan kritis.

Sedangkan untuk kebutuhan SDM,Eniarti mengaku, pihaknya telah menyiapkan tenaga yang sebagian berasal dari Badan PPSDM Kementerian Kesehatan RI yang mempunyai kompetensi khusus perawatan kritis sehingga sesuai dengan jenis pelayanan yang dibutuhkan.

Pihaknya mengungkapkan, hingga akhir bulan juli 2021 ini, jumlah pasien Covid-19 terus bertambah. Tercatat pada 27 Juli 2021 ini, persentase penggunaan tempat tidur pasien atau Bed Occupancy Ratio (BOR) di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta mencapai 91.89 persen. Oleh karena itu, RSUP. Dr. Sardjito berupaya memberikan perhatian dan layanan optimal. Salah satunya dengan penambahan kapasitas Ruang Isolasi ICU bagi pasien Covid-19.

Pada awalnya, RSUP Dr Sardjito menyiapkan 303 tempat tidur bagi pasien Covid-19. Sekarang bertambah menjadi 492 tempat tidur. Dari jumlah tersebut, ruangan intensif sebanyak 188 tempat tidur, dan ruang isolasi rawat inap sejumlah 304 Tempat tidur.

“Pemanfaatan ruang intensif yang saat ini berjalan dilengkapi dengan alat-alat medis, dan didukung oleh SDM dengan kompetensi Konsultan Anestesi, serta Tim Keperawatan yang tersertifikasi,” katanya.

Selain itu, Eni menjelaskan bahwa RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta juga telah menyiapkan tambahan dua isotank atau tempat tampungan oksigen sentral dengan kapasitas 20 ton oksigen liquid yang pemenuhannya berkolaborasi bersama Pemerintah dan BUMN. (Ed-01)

Pos terkait