Yogya Pusat Peredaran Narkoba

Kapolda DIY, Erwin Triwanto (kiri) membakar tong ganja kering siap edar, di halaman Mapolda DIY, Selasa (8/3/2016). (sutriyati/kabarkota.com)

SLEMAN (kabarkota.com) – Kepolisian Daerah (Polda) DIY menyebut Yogyakarta menjadi salah satu kota pusat peredaran narkoba, khususnya jenis ganja.

Hal itu ditegaskan Kapolda DIY, Erwin Triwanto kepada wartawan, usai pemusnahan barang bukti Narkotika Hasil Operasi Narkoba Progo 2016 di halaman Mapolda DIY, Selasa (8/9/2016) pagi.

Baca Juga:  Dituding Khianati Perjuangan YLBHI-LBH, Ini Reaksi Mantan Direktur LBH Yogya

“Yogya sudah menjadi pusat penjualan narkoba sehingga perlu mendapatkan perhatian publik,” kata Erwin.

Pada pemusnahan kali ini, Polda DIY membakar ganja kering siap edar seberat 49 kg dari total 50 kg hasil penangkapan terhadap dua tersangka berinisial T dan R, bulan Februari lalu. Pemusnahan juga disaksikan oleh sejumlah instansi terkait, seperti BNNP, Kejati DIY, dan Lapas.

Sementara Dirnarkoba Polda DIY, Andy Fairan menambahkan, pemberkasan terhadap dua tersangka telah dilengkapi dan siap dilimpahkan ke kejaksaan.

Baca Juga:  2018, Penegakan Hukum Lingkungan Menjadi Sorotan

Akibat perbuatannya, para tersangka yang ternyata seorang pengangguran (T), dan mahasiswa (R) terancam hukuman seumur hidup dan denda Rp 20 Milyar.

Selain itu, guna memberantas narkoba di wilayah DIY, pihaknya juga akan menggelar operasi terbuka dengan sandi bersinar dengan menggandeng sejumlah instansi terkait.

“Kami tinggal menunggu instruksi dari Mabes Polri,” ucapnya.

Dalam operasi tersebut, pihak kepolisian dan dinas terkait akan menyasar pelajar dan penghuni lapas. Mengingat sampai dengan saat ini masih ada indikasi bahwa operator peredaran narkoba di luar justru dari dalam lapas. Itu terbukti dengan hasil penangkapan beberapa waktu lalu.

Baca Juga:  Masa Transisi Pelaksanaan Perppu Pilkada Butuh Waktu Lima Tahun

“Harapannya, dengan operasi ini nantinya, lapas bisa steril dari narkoba,” imbuh Andi. (Rep-03/Ed-03)