Mantan Bupati Tertangkap, Warga Bangkalan Syukuran

Mantan Bupati Bangkalan sekaligus Ketua DPRD Bangkalan, Fuad Amin Imron (tengah), saat keluar dari gedung KPK. (Sumber foto: Antara)

BANGKALAN (kabarkota.com) – Pasca tertangkapnya Ketua DPRD Bangkalan yang juga mantan Bupati Bangkalan oleh KPK, sebagai warga akan melakukan syukuran pada, Rabu (3/12). syukuran tersebut bertempat di Pondok Pesantren Syaikhona Kholil, Kelurahan, Demangan, Bangkalan, Madura, Jawa Timur.

Syukuran akan dilakukan dengan memotong sapi, tahlil bersama, serta makan bersama di halaman pesantren. Syukuran tersebut juga mengundang masyarakat sekitar pesantren yang berkenan hadir mengikuti kegiatan.

Baca Juga:  Perniagaan Yogya Rugi Milyaran

Ketua DPC Partai Nasdem Bangkalan sekaligus panitia syukuran, Imam Buchori Cholil, mengatakan kegiatan itu sebagai bentuk syukur atas tertangkapnya figur yang dianggap sebagai tirani bagi pembangunan dan perjalanan demokrasi di Bangkalan. "Kami bersyukur, semoga ini menjadi awal bagi runtuhnya politik dinasti di Bangkalan," kata Imam.

Sebelumnya, Fuad Amin Imron yang merupakan ayah Bupati Bangkalan saat ini, Mohammad Makmun Ibnu Fuad, ditangkap tim KPK dalam operasi tangkap tangan di rumahnya,  Jalan Raya Saksak, Kelurahan Kraton, Bangkalan, Madura, Selasa (2/12/2014) dini hari. Fuad ditangkap dalam kasus dugaan korupsi suplai Migas.

Baca Juga:  "Ini Periode Terburuk Pengurus PP Muhammadiyah"

Sejumlah barang bukti disita dan diamankan saat penangkapan, diantaranya satu koper ukuran besar berisi uang, tiga tas ukuran besar berisi uang, dan surat-surat berharga. Setelah penangkapan, Fuad dibawa ke Surabaya yang kemudian diterbangkan menuju Jakarta dengan kawalan Polres Bangkalan. (metrotvnews.com)