9 Hari PTKM, Penurunan Kasus Covid-19 di DIY belum Signifikan

Ilustrasi (dok. twitter trc bpbd diy)

YOGYAKARTA (kabarkota.com) – Pemerintah Daerah (Pemda) DIY mengklaim, pemberlakuan Pengetatan secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PTKM) mampu menurunkan angka kasus Covid-19, meskipun belum signifikan.

“Baru turun rata-rata 5 persen, sejak mulai PTKM sampai sekarang,” ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Baskara Aji di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Selasa (19/1/2021).

Oleh karenanya, Sekda mengatakan, pihaknya akan melihat perkembangan hingga menjelang tanggal 25 Januari mendatang, guna menentukan kebijakan selanjutnya.

Baca Juga:  Antisipasi Corona, Pemkot Yogya Lakukan Tracing terhadap Pasien Dalam Pengawasan dan Orang Dalam Pemantauan

“Kalau memang ada hal positif, maka perlu ada modifikasi. Tidak dalam pengertian perpanjangan persis, tetapi mungkin akan ada regulasi untuk menghindari kerumunan dan meningkatkan disiplin protokol kesehatan,” sambung mantan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) DIY ini.

Sehari sebelumnya, Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X mengimbau agar masyarakat memingkatkan kedisiplinan dalam penerapan 3M agar kondisi di DIY menjadi semakin bagus sehingga tidak ada perpanjangan PTKM setelah 25 Januari mendatang.

Baca Juga:  Becak Motor, Moda Transportasi Tradisional yang Terpinggirkan di Yogya

“Tapi kalau masyarakat kesadarannya kurang, kasus ini naik terus, maka setelah tanggal 25 Januari pasti diperpanjang,” tegas Sultan.

Berdasarkan Laporan Harian Kasus Covid-19 DIY per 19 Januari 2021, pukul 16.00 WIB tercatat total kasus 17.515 terkonfirmasi positif Covid-19. Dari jumlah tersebut, total 11.659 orang dinyatakan sembuh, dan meninggal 396 kasus. (Rep-01)