Anak Yang Suka Membantah Jangan Dimarahi, Coba Atasi Dengan 5 Langkah Jitu Ini

  • Whatsapp
anak berbicara kasar

Anak Suka Membantah dan Berbicara Kasar, apa yang harus anda lakukan.

Terkadang, ketika anak-anak berbicara kasar dan suka membantah untuk menyerang Anda agar memilki kendali atas diri Anda. Ada juga yang berkata kasar sebagai ekspresi dari emosinya ketika ada sesuatu yang tidak dia setujui, merasa sesuatu yang terjadi pada dirinya tidak adil, atau ketika ia merasa semua orang tidak mengerti dirinya. Lalu, bagaimana cara untuk menanganinya?

1. Jangan diambil hati

Anda memang bisa saja sakit hati karena ucapan anak, namun Anda perlu mengingat bahwa emosi anak-anak memang belum stabil, dia bisa meledak-ledak kapan saja.

Bacaan Lainnya

Daripada membiarkan diri Anda sakit hati dan marah, sebaiknya Anda bisa langsung mengatakannya tidak boleh berkata seperti itu secara tegas saat ia memang sudah melewati batasan.

Anda bisa berbicara tegas dan baik-baik, “Jangan berbicara seperti itu!”, lalu jangan biarkan anak Anda membalasnya. Sesudah berbicara tegas, segera berbalik dan pergi dari ruangan yang sama dengan anak.

Anda sebaiknya memberi tahu secara langsung bahwa perilakunya salah. Jika ia tidak mau mendengarkan, Anda bisa gunakan hukuman yang ‘menakut-nakutinya’, seperti ketika ia mengulangi lagi perbuatannya, maka ia akan dilarang bermain dengan gadget, sampai ia berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatannya.

Tidak masalah jika anak Anda tidak menyukai aturan ini, yang terbaik adalah memberi tahu apa yang baik dan tidak untuk dilakukan. Tanyakan juga pada diri Anda sendiri, apa yang ingin Anda ajarkan kepada anak Anda.

2. Persiapkan diri Anda

Suatu saat anak Anda akan tumbuh menjadi remaja dewasa. Pada masa ini, remaja memang akan sering melakukan hal yang tidak sopan termasuk berkata-kata kasar.

Anda tidak perlu terlibat dalam setiap pertengkaran, itu akan membuatnya semakin keras kepala. Targetkan batasan Anda, sejauh mana Anda perlu berdebat, jika sudah tidak sanggup, berbalik dan tinggalkan perdebatan itu.

Terkadang hal tersebut akan membuat anak Anda merasa bersalah. Tentunya sebelum meninggalkan ruangan, sebaiknya Anda menegaskan apa yang bisa diterima dan yang tidak.

Yakinkan diri Anda bahwa ini adalah sesuatu yang benar untuk dilakukan. Jangan menyerah, ketika anak kembali berkata kasar. Cari kelemahan anak dan Anda bisa memberikan konsekuensinya ketika dia berbuat seperti itu lagi.

3. Coba strategi yang berbeda

Apakah anak Anda semakin membangkang dan berkata tidak sopan kepada Anda? Dia mencoba memegang kendali, inilah saat dialog internal perlu dilakukan.

Pertama, Anda harus selalu ingat, jangan ambil hati perkataannya, itu akan membuat Anda terbakar amarah juga dan berakhir pada adu argumen yang buruk.

Ketika pertama kali anak Anda berbicara kasar dan tidak lagi takut melakukannya, maka dia akan melakukannya terus-menerus. Tugas Anda adalah membuatnya mengubah perilakunya.

Setiap kali cara yang Anda terapkan tidak berhasil, Anda harus mencoba memikirkan apa yang akan dilakukan selanjutnya jika hal tersebut terulang kembali. Pikirkan kata-kata untuk menegur yang tidak tertebak oleh anak Anda.