Beredar Isu bakal Terjadi Puncak Badai Yogya hingga 1 April 2016

Ilustrasi (dok. kabarkota.com)

YOGYAKARTA (kabarkota.com) – Pasca hujan deras dan angin kencang yang merobohkan pepohonan dan menimbulkan korban jiwa di wilayah Kota Yogyakarta, Rabu (30/3/2016) siang, beredar isu akan terjadi badai di wilayah kota Yogyakarta hingga 1 April 2016 besok.

Penyebar isu yang mengatasnamakan Lembaga Pengabdian dan Pengkajian Masyarakat dan Lingkungan Merapi Rescue Community (Mitigation, Rescue and Conservation) tertanggal 30 Maret 2016 itu mengimbau agar masyarakat mewaspadai puncak badai sisi Selatan Jawa, pada Kamis – Jumat (31 Maret – 1 April) besok.

Baca Juga:  FKY ke-30 segera Digelar, Ini Agendanya

Namun, Komandan Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (TRC BPBD) DIY, Pristiawan secara tegas membantah isu tersebut.

Menurutnya, berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) DIY, isu meresahkan tersebut tidak dapat dipertanggung-jawabkan kebenarannya.

“Isu badai yang akan melanda Jawa merupakan Hoax !!!” Kata Pristiawan saat dihubungi kabarkota.com, Kamis (31/3/2016).

Ia juga menjelaskan, kejadian angin kencang yang terjadi kemarin merupakan dampak dari munculnya pusat tekanan tekanan rendah/ low pressure area /LPA yang muncul disekitar perairan selat Bali.

Baca Juga:  Persoalkan Pembangunan Apartemen Uttara, Warga Karangwuni Sleman Datangi DPPD

Tekanan tersebut, lanjutnya, menyebabkan pertemuan massa udara/ lonvergensi yang mendukung pembentukan awan-awan hujan terutama di wilayah Bali.

Ditambahkan Pristiawan, total korban luka-luka akibat angin kencang di Kota Yogyakarta yang semula empat orang menjadi sembilan orang. Dari jumlah tersebut, empat orang dirawat di RS Hidayatullah, dan empat orang lainnya di RS Panti Rapih Yogyakarta.

“Satu orang korban lainnya sudah diperbolehkan pulang,” ungkapnya. (Rep-03/Ed-03)

Baca Juga:  Lion Air Turunkan Tarif Tiket semua Jaringan