Ratusan Pengemudi Becak Motor Protes “Car Free Day” di Malioboro, Ini Alasannya

becak motor
Para pengemudi becak motor bergerak meninggalkan kantor Dishub DIY usai audiensi, pada Kamis (30/7/2026). (dok. kabarkota.com)

SLEMAN (kabarkota.com) – Kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta yang akan memulai kegiatan Car Free Day  (CFD) di Kawasan Malioboro pada hari Sabtu dan Minggu pagi, memuai protes dari Paguyuban Pengemudi Becak Motor Yogyakarta (PBMY).

Akibatnya, ratusan pengemudi becak motor yang tergabung dalam PBMY), Kamis (30/7/2026) pagi, mendatangi Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dengan membawa becak-becak mereka.

Read More

Ketua umum PBMY, Parmin menuntut, Pemda DIY tetap memberikan ruang bagi pengemudi becak motor maupun becak listrik untuk tetap bisa beroperasi di Jalan Malioboro, meskipun saat CFD ditutup untuk jalur pedestrian, mulai pukul 06.00 – 09.00 WIB.

bacak motor
Katua Umum Paguyuban PBMY, Parmin. (dok. kabarkota.com)

Menurutnya, kebijakan tersebut berdampak kurang baik bagi 900-an pengemudi becak yang selama ini mengais rejeki di Kawasan Malioboro.

“Kami menuntut, Car Free Day jangan menutup akses jalan, khususnya bagi becak motor. Karena penutupan itu merugikan kami. Sebab, hari Sabtu dan Minggu itu biasanya banyak wisatawan yang menggunakan jasa kami,” kata Parmin kepada wartawan usai audiensi dengan Kepala Dishub DIY.

Parmin mengungkapkan, rata-rata pendapatan para pengemudi becak motor di Kawasan Malioboro bisa mencapai Rp 100 ribu per hari.

Menanggapi tuntutan tersebut, Kepala Dishub DIY, Chrestina Erni Widyastuti menyampaikan bahwa sebenarnya kebijakan CFD ini menjadi ranahnya Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta.

becak motor
Ratusan pengemudi becak motor yang berunjuk rasa di halaman Kantor Dishub DIY, pada Kamis (30/7/2026). (dok, kabarkota.com)

Namun, Erni menyatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemkot untuk menindaklanjuti tuntutan MBMY yang meminta agar sebagian jalur di Jalan Malioboro tetap dibuka saat CFD sehingga para pengemudi becak tetap bisa melintas.

“Kami akan koordinasi. Jadi kami tidak bisa memutuskan sekarang,” ucap Eni di hadapan ratusan pengemudi becak di halaman kantornya.

Aksi unjuk rasa para pengemudi becak motor ini berlangsung damai dan mereka membubarkan diri dengan tertib, dengan menggunakan sebagian lajur jalan raya saat meninggalkan kantor Dishub DIY. (Rep-01)

Related posts