SLEMAN (kabarkota.com) – Rektor Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, Hari Purnomo menargetkan, sedikitnya 100 hasil karya inovasi dari kampus akan didaftarkan hak patennya pada tahun 2026 ini.
“Kalau paten sederhana itu sudah kami daftarkan, maka kami akan bekerja sama dengan industri. Siapa yang bisa menggunakan paten itu” kata Hari saat Temu media UII di Sleman, pada Rabu (29/7/2026).
Guna mendukung itu, Hari mengungkapkan, pihaknya telah meluncurkan HKI (Hak Kekayaan Intelektual) Corner sebagai layanan pendampingan bagi sivitas akademika dalam pengajuan dan pengelolaan kekayaan intelektual, terutama paten.
“Kehadiran layanan ini diharapkan membantu gagasan dan hasil penelitian warga UII berkembang menjadi inovasi yang dapat dimanfaatkan masyarakat,” ucapnya.
Menurut Hari, selama ini, sudah banyak karya inovasi mahasiswa UII yang diproduksi dalam bentuk prototype, namun belum sampai pada tahap hilirisasi. Meskipun, ada juga beberapa produk dari Fakultas Teknik Elektro berupa alat-alat kesehatan yang sudah diproduksi massal, dengan menggandeng sebuah perusahaan.
Selain itu, sebutnya, ada juga produk skincare berbahan dasar minyak atsiri yang sudah siap hilirisasi. Namun, unit bisnis UII yang akan menjadi wadah pengelolaan usaha tersebut perlu dipastikan kesiapannya terlebih dulu.
“Itu akan kami kembangkan, karena kami tahu sudah bisa membuat dan bisa dipasarkan,” sambung Hari. (Rep-01)







