Hacker Ini Terancam Hukuman 440 Tahun Penjara

Fidel Salinas. (Sumber foto: wired.com)

TEXAS (kabarkota.com) – Seorang hacker di Texas, Amerika, Fidel Salinas (28 tahun) terancan hukuman 440 tahun penjara. Fidel mengaku bersalah karena melakukan 44 penyalahgunaan komunikasi elektronik. Dari masing-masing penyalahgunaan itu, ancaman hukuman maksimalnya 10 tahun.

Dalam persidangan, dari 44 tuntutan yang didakwakan, 18 diantaranya tidak disebutkan nama korbannya. Selain itu, Fidel juga mengaku berusaha melakukan hacking situs resmi wilayah Hidalgo County pada bulan Oktober lalu dengan tujuan mendapatkan akses ilegal terhadap situs tersebut.

Baca Juga:  Apa Beda KIS dan BPJS?

Penasihat hukum Fidel, Tor Ekeland mengatakan tuntutan dan ancaman ini hanya untuk menjatuhkan pamor dan citra kliennya. Menurutnya, 18 penyalahgunaan yang dilakukan Fidel hanyalah menuliskan kata-kata kotor pada kolom publik di situs korbannya, dan setiap satu kali klik ‘submit’ dihitung sebagai satu pelanggaran.

Bulan lalu, Federal Bureau of Investigation (FBI) menyatakan Fidel dapat dijatuhi hukuman 10 tahun penjara untuk tiap pelanggaran jika terbukti bersalah. Akan tetapi, Fidel memilih untuk membayar ganti rugi sebesar US$10000 atau lebih dari Rp. 120 juta dan hukuman penjara satu tahun.

Baca Juga:  Cendekiawan non Muslim Ikuti Konferensi Internasional Kajian Al Quran di UIN Yogya

Pengadilan setempat menjadwalkan sidang putusan hukuman Fidel pada 2 Februari mendatang. Menurut sang penasihat, Fidel seharusnya hanya membayar ganti rugi saja.

Selain membayar ganti rugi, Fidel juga telah menyetujuiuntuk membayar sebesar US$4000 pada saat sidang dan menyerahkan komputer serta hard drive eksternal yang ia gunakan dalam menjalankan aksi. (rimanews.com)‬